Bursa Saham

Kinerja Operasional ANTM Tumbuh Positif di Seluruh Segmen Semester I-2026

54
×

Kinerja Operasional ANTM Tumbuh Positif di Seluruh Segmen Semester I-2026

Sebarkan artikel ini
Pekerja tambang melakukan pemantauan operasional di fasilitas pengolahan PT Aneka Tambang Tbk.
PT Aneka Tambang Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja operasional yang positif di seluruh segmen bisnis pada semester I-2026.

JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan lonjakan kinerja operasional yang signifikan di seluruh lini bisnis sepanjang semester I-2026. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan volume produksi serta penjualan pada komoditas emas, nikel, feronikel, bauksit, hingga alumina.

Manajemen ANTM menyatakan bahwa capaian positif tersebut merupakan hasil dari efisiensi operasional dan optimalisasi kapasitas produksi. Strategi pemasaran yang tepat juga dinilai menjadi kunci dalam menjaga stabilitas volume penjualan di tengah fluktuasi pasar global.

Perseroan berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan bisnis ini guna mendukung program hilirisasi mineral nasional. Selain aspek produksi, perusahaan juga mengintegrasikan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam seluruh operasionalnya.

Pada segmen emas, produksi kuartal II-2026 tercatat sebesar 232 kilogram atau 7.459 ons troi, tumbuh 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Secara kumulatif, total produksi emas semester I-2026 mencapai 433 kilogram atau 13.921 ons troi.

Volume penjualan emas pada semester pertama tahun ini mencapai 18.080 kilogram atau 581.286 ons troi. ANTM terus memperluas jangkauan pasar melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk distribusi produk Logam Mulia.

Di sektor nikel, produksi bijih nikel mencapai 7,78 juta wet metric ton (wmt) sepanjang semester I-2026. Seluruh volume penjualan bijih nikel diserap oleh pasar domestik untuk mendukung kebutuhan smelter dalam negeri.

Kinerja segmen feronikel menunjukkan tren pertumbuhan yang paling mencolok dengan volume penjualan semester I-2026 mencapai 7.605 ton nikel dalam feronikel (TNi). Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 32% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penjualan feronikel ANTM difokuskan pada pasar ekspor dengan tujuan utama ke China, India, dan Korea Selatan. Negara-negara tersebut merupakan pasar strategis bagi industri baja nirkarat dunia.

Bisnis bauksit turut memberikan kontribusi positif dengan total produksi semester I-2026 sebesar 1,28 juta wmt. Penjualan bauksit pada periode yang sama mencapai 1,26 juta wmt atau naik 24% secara tahunan.

Seluruh produksi bauksit diserap oleh pasar domestik, termasuk untuk kebutuhan pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) milik PT Indonesia Chemical Alumina (ICA). Produksi alumina sendiri mencapai 100.257 ton sepanjang semester I-2026, meningkat 12% dari tahun sebelumnya.

Volume penjualan alumina tercatat sebesar 100.437 ton, tumbuh 10% dibandingkan semester I-2025. Konsistensi kinerja di seluruh segmen ini memperkuat posisi ANTM dalam menghadapi tantangan industri pertambangan yang dinamis.

Optimalisasi produksi dan penguatan ekosistem industri hilir tetap menjadi prioritas perusahaan hingga akhir tahun 2026. Fokus tersebut diharapkan dapat memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan perusahaan.