Tutup
EnergiIndustriNewsRegulasi

Usulan Revisi Perpres Terkait Pengawasan SPBU Nakal

677
×

Usulan Revisi Perpres Terkait Pengawasan SPBU Nakal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi SPBU
Ilustrasi. Foto : Poskotanews

Jakarta – Andre Rosiade, Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Partai Gerindra, mengusulkan revisi Peraturan Presiden (Perpres) nomor 191 tahun 2014 terkait pengawasan terhadap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nakal.

Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini menyatakan bahwa revisi tersebut diperlukan karena Perpres yang ada dianggap kurang lengkap.

“Perpres itu kurang lengkap, harus dilengkapi agar jelas siapa yang bisa menerima BBM bersubsidi dulu, ini baru sebatas usulan,” ungkap Andre. Ia menyoroti perlunya kejelasan dalam regulasi untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran.

Andre juga menekankan pentingnya revisi tersebut dalam mengawasi SPBU nakal. Ia mengatakan bahwa Pertamina sebagai pemegang otoritas harus dapat memberikan sanksi kepada SPBU yang melanggar aturan, termasuk pencabutan izin.

“Pertamina tentu mengawasi dan mendapat laporan dan dilaporkan ke aparat penegak hukum, Pertamina paling memberi sanksi, termasuk pencabutan izin,” ujar Andre.

Usulan revisi Perpres ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi. Andre berharap pemerintah dapat merespons positif terhadap usulannya guna menjaga keberlanjutan distribusi BBM bersubsidi yang adil dan efisien.

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menutup perdagangan di zona merah pada hari terakhir bulan Mei 2026. Pada Jumat (29/5/2026), IHSG turun tipis 0,05% ke level 6.127,38. Sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd), indeks acuan Bursa Efek Indonesia ini telah anjlok 29,14%. Tekanan pasar kali ini terutama dipicu oleh efektifnya rebalancing indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang berlaku pada…

Regulasi

SumbarSumbarbisnis.com JAKARTA. Investor ritel perlu lebih selektif menentukan strategi investasi emas. Pasalnya, saat harga emas mulai rebound setelah sempat tertekan dalam sebulan terakhir, spread harga jual dan buyback emas batangan masih relatif lebar. Melansir Bloomberg, pada perdagangan Jumat (29/5/2026), Harga emas spot ditutup pada level US$ 4.540,26 per ons troi, naik 1% disbanding sehari sebelumnya. Namun, dalam sebulan terakhir harga emas…