Padang – Sumatera Barat memasuki usia 80 tahun dengan catatan ironi pembangunan,di mana popularitas tokoh publik belum berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Provinsi yang melahirkan tokoh proklamator Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir ini menghadapi tantangan ketimpangan dan stagnasi.
Data menunjukkan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat berada di urutan ke-31 dari 38 provinsi, dengan angka 3,94 persen.
Ironisnya,di tengah kondisi ekonomi yang belum menggembirakan,salah satu pejabat publik di Sumatera Barat justru meraih popularitas tinggi di tingkat nasional.
Selain itu, angka stunting masih menjadi masalah serius di beberapa daerah.peredaran narkoba juga meluas, sementara peluang ekonomi berjalan lambat.Momentum ulang tahun ke-80 ini menjadi ajang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat Sumatera Barat.
Para elite daerah didorong untuk bersatu mencari solusi konkret demi kemajuan sumatera Barat.
tanpa kerja keras dan visi pembangunan jangka panjang,popularitas semata tidak akan membawa perubahan signifikan.Sumatera Barat diharapkan kembali menjadi daerah yang melahirkan gagasan besar dan tindakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat.
Selamat ulang tahun ke-80, Sumatera Barat! Semoga menjadi awal kebangkitan baru.







