Tutup
Perbankan

Donald Trump Kirim Pejabat Ini Bertemu Pejabat China di Inggris, Bahas Isu Tarif Dagang

203
×

Donald Trump Kirim Pejabat Ini Bertemu Pejabat China di Inggris, Bahas Isu Tarif Dagang

Sebarkan artikel ini
donald-trump-kirim-pejabat-ini-bertemu-pejabat-china-di-inggris,-bahas-isu-tarif-dagang
Donald Trump Kirim Pejabat Ini Bertemu Pejabat China di Inggris, Bahas Isu Tarif Dagang

London – Upaya untuk menghidupkan kembali perundingan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok akan dilakukan melalui pertemuan delegasi kedua negara di London. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Juni 2025.

Delegasi amerika Serikat akan dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Bessent. Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa tujuan dari pertemuan ini adalah untuk memulai kembali diskusi perdagangan yang sebelumnya terhenti. Selain Bessent, delegasi AS juga akan mencakup Menteri Perdagangan Howard Lutnick dan Perwakilan Dagang Jamieson Greer.

Trump menyampaikan keyakinannya terhadap hasil positif dari pertemuan tersebut melalui platform media sosial Truth Social. Ia menulis, “Pertemuan ini akan berjalan dengan sangat baik,” dan menambahkan, “Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini.”

Kementerian Luar Negeri Tiongkok telah mengonfirmasi bahwa Wakil Perdana Menteri He Lifeng akan memimpin delegasi Tiongkok dalam putaran pertama perundingan perdagangan dan ekonomi dengan AS. Kunjungan He Lifeng ke inggris akan berlangsung dari hari Minggu hingga Jumat. He Lifeng,yang sebelumnya mewakili Beijing dalam perundingan bilateral dengan Washington di Swiss pada bulan sebelumnya,dikenal sebagai negosiator perdagangan utama Tiongkok.

Sebelumnya, pada Kamis, 5 Juni 2025, Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping telah melakukan pembicaraan selama 90 menit. Dalam pembicaraan tersebut, kedua pemimpin mencapai kesepakatan bahwa pejabat dari kedua negara akan segera bertemu untuk melanjutkan negosiasi tarif dagang.

Penjadwalan pertemuan ini terjadi setelah kedua negara terlibat dalam sejumlah perselisihan di tengah perang dagang yang sedang berlangsung. Meskipun demikian, kedua negara, yang mencatatkan total perdagangan barang senilai USD 582 miliar pada tahun sebelumnya, telah sepakat untuk sementara menurunkan sebagian besar tarif atas barang satu sama lain setelah perundingan perdagangan bilateral yang sukses di Jenewa, Swiss, pada bulan lalu.