Tutup
Perbankan

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Disebar ke 2.094 Mahasiswa Kurang Mampu, Ini Manfaatnya

201
×

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Disebar ke 2.094 Mahasiswa Kurang Mampu, Ini Manfaatnya

Sebarkan artikel ini
kartu-jakarta-mahasiswa-unggul-disebar-ke-2.094-mahasiswa-kurang-mampu,-ini-manfaatnya
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Disebar ke 2.094 Mahasiswa Kurang Mampu, Ini Manfaatnya

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menggandeng Bank DKI dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penyaluran Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Sebanyak 2.094 mahasiswa baru akan menerima manfaat dari program bantuan pendidikan ini.

Pada Selasa (10/6/2025), bank DKI menyatakan kesiapannya untuk menyalurkan dana KJMU secara efisien dan transparan. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemprov DKI Jakarta. “Tentunya kami memberi apresiasi kepada Pemprov DKI Jakarta atas kepercayaan menyerahkan penyaluran KJMU kepada kami,” ujarnya.

Bank DKI berkomitmen untuk memastikan penyaluran KJMU berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Agus menegaskan bahwa proses penyaluran “dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran dan berlangsung transparan.”

Keterlibatan bank DKI dalam program KJMU ini dipandang sebagai sinergi positif antara sektor perbankan dan pemerintah daerah. Hal ini sejalan dengan visi untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat, yang dianggap sebagai fondasi utama pertumbuhan.

Bank DKI menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta. “Kami berkomitmen untuk mendukung program-program strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Jakarta,” kata Agus.

KJMU merupakan program bantuan biaya pendidikan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.Program ini bertujuan untuk membantu mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tinggi.