Jakarta – Toyota Motor Corp. mengumumkan rencana penyesuaian harga untuk sejumlah model kendaraan di pasar Amerika Serikat, yang akan mulai berlaku pada Juli mendatang. Pengumuman ini muncul setelah peluncuran resmi SUV listrik bZ5 di china pada Selasa, 10 Juni 2025, yang menampilkan desain depan yang berbeda.
Menurut laporan,penyesuaian harga ini akan mempengaruhi beberapa model Toyota dan Lexus. Juru bicara perusahaan, Nobu Sunaga, menjelaskan bahwa kenaikan harga rata-rata untuk merek Toyota diperkirakan mencapai sekitar Rp 4,4 juta, sementara untuk Lexus sekitar Rp 3,4 juta.Sebelumnya, Toyota telah memberikan indikasi mengenai potensi kenaikan harga mobil di Amerika Serikat sebagai respons terhadap tarif impor yang ditetapkan oleh pemerintah AS. Langkah ini mengikuti tindakan serupa yang telah diambil oleh produsen otomotif lain, termasuk Ford dan Subaru.
chief Operating Officer Toyota Motor North America,Mark Templin,dalam sebuah wawancara,menyampaikan kekhawatiran mengenai dampak tarif impor terhadap kemampuan konsumen untuk membeli mobil.”Tarif impor kendaraan sebesar 25 persen tidak dapat dipertahankan dalam jangka panjang tanpa menyebabkan lonjakan harga yang signifikan,” ujarnya.
Templin menambahkan bahwa keterjangkauan harga mobil sudah menjadi isu yang menantang. “Tarif 25 persen akan membuat mobil baru di luar jangkauan banyak warga AS,” pungkasnya.







