Tutup
Perbankan

Seleksi Sekolah Kedinasan Kembali Digelar pada 2025, Ada 3.252 Formasi

201
×

Seleksi Sekolah Kedinasan Kembali Digelar pada 2025, Ada 3.252 Formasi

Sebarkan artikel ini
seleksi-sekolah-kedinasan-kembali-digelar-pada-2025,-ada-3.252-formasi
Seleksi Sekolah Kedinasan Kembali Digelar pada 2025, Ada 3.252 Formasi

Jakarta – Pemerintah kembali membuka pintu bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui seleksi sekolah kedinasan tahun anggaran 2025. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan profesional di berbagai bidang pemerintahan.

Sebanyak 3.252 formasi tersedia di tujuh kementerian/lembaga yang menyelenggarakan sekolah kedinasan.Alokasi formasi tersebut meliputi Sekolah Tinggi Meteorologi,klimatologi dan geofisika (STMKG BMKG) dengan 350 formasi,Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS BPS) sebanyak 400 formasi,Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN BSSN) 50 formasi,Institut pemerintahan Dalam Negeri (IPDN Kemendagri) 1.061 formasi, Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN BIN) 100 formasi, Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) 500 formasi, dan SIPENCATAR Kemenhub 791 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan arif menekankan pentingnya seleksi ini dalam upaya pemerintah membangun SDM aparatur negara yang unggul. “Pembukaan seleksi Sekolah Kedinasan merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam membangun SDM aparatur negara yang unggul,” ujarnya. Ia menambahkan, “Dengan sinergi antar instansi dan partisipasi masyarakat, seleksi sekolah Kedinasan TA 2025 diharapkan mampu mencetak generasi pelayan publik yang profesional dan berintegritas.”

Pengumuman resmi mengenai seleksi sekolah kedinasan akan dirilis pada 28 Juni 2025. Pendaftaran daring akan dibuka mulai 29 Juni dan berlangsung hingga 18 Juli 2025. Setiap calon pelamar hanya diperkenankan untuk memilih satu sekolah kedinasan.

BKN telah menyiapkan infrastruktur dan sistem pendukung untuk memastikan kelancaran proses seleksi.Hal ini mencakup portal aplikasi SSCASN, mekanisme helpdesk untuk membantu pelamar, serta sistem aplikasi CAT BKN yang akan digunakan pada tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Zudan mengimbau para calon peserta untuk mempersiapkan diri secara matang dan mengikuti semua panduan yang tersedia. “Seleksi ini adalah kesempatan emas untuk berkontribusi pada negara melalui jalur kedinasan,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa “CAT BKN untuk Sekolah kedinasan menjamin proses yang transparan dan efisien.”

Sekolah kedinasan menawarkan beragam program studi yang relevan dengan kebutuhan pemerintah. Beberapa sekolah kedinasan yang populer di antaranya adalah Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN), Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), dan Sekolah tinggi Transportasi Darat (STTD).

Persyaratan umum pendaftaran meliputi status Warga Negara Indonesia (WNI), batasan usia tertentu, lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat, nilai rapor atau Ujian Nasional (UN) dengan standar yang ditetapkan, kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik, serta tidak memiliki catatan kriminal. Beberapa sekolah kedinasan juga memberlakukan persyaratan khusus seperti tinggi badan minimal dan bebas buta warna. Informasi lebih lanjut mengenai jadwal pelaksanaan seleksi dapat diakses melalui tautan yang disediakan oleh BKN.