Tutup
News

Wapres Gibran: Pemerintah Komit Dukung Petani Tebu Capai Swasembada Gula

220
×

Wapres Gibran: Pemerintah Komit Dukung Petani Tebu Capai Swasembada Gula

Sebarkan artikel ini
wapres-gibran:-pemerintah-komit-dukung-petani-tebu-capai-swasembada-gula
Wapres Gibran: Pemerintah Komit Dukung Petani Tebu Capai Swasembada Gula

Banyuwangi – Pemerintah menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh kepada petani tebu dalam upaya mencapai target produksi gula nasional. pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur.

Di Surabaya, pada hari Selasa (24/6/2025), Wakil Presiden Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk membantu para petani. “Pemerintah pasti komit untuk membantu para petani,” ujarnya. Pemerintah menargetkan ekosistem gula pada tahun depan akan setara dengan beras, baik dari sisi produksi maupun harga. Swasembada pangan dan gula menjadi fokus utama pemerintah saat ini.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan meninjau langsung kondisi petani tebu di Saung Manis, Kebun Jolondoro, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), banyuwangi. Wakil Presiden Gibran menyampaikan keinginannya untuk mengetahui kondisi di lapangan serta menerima masukan langsung dari petani untuk kemudian diusulkan dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto. “Kita usahakan yang terbaik untuk Bapak dan Ibu semua. Di setiap ratas pasti selalu disampaikan ke Presiden, dan masukan-masukannya akan segera kami tindak lanjuti,” katanya.Direktur Utama PT SGN, Mahmudi, menjelaskan bahwa luas Kebun Banyuwangi raya di bawah naungan SGN mencapai 11.000 hektare dan 1.367 hektare milik petani, sehingga totalnya 12.367 hektare. “Saat ini kita berada di salah satu titik yang produktivitasnya mencapai 130 ton per hektare atau dua kali lipat dari rata-rata nasional,” jelasnya.

Mahmudi menambahkan, untuk tahun 2027 dibutuhkan produktivitas sekitar 80 ton per hektare. Target tersebut diyakini akan tercapai melihat capaian saat ini. “Karena saat ini dari 11.000 hektare saja sudah tercapai 83 ton per hektare, jadi pada 2027 insya Allah bisa tercapai, pak wapres, untuk swasembada gula konsumsi,” ungkapnya.

Kebun Jolondoro mencatat lonjakan produktivitas tebu sejak 2023, dari 69 ton per hektare menjadi 97 ton per hektare pada 2024, dengan target capaian 2025 sebesar 114 ton per hektare. Lahan produksi tebu PT SGN di Banyuwangi mencapai 2.265 hektare, dengan Kebun Jolondoro menyumbang 35,5 persen dari total.

Direktur utama PTPN III (Persero), Denaldy Mulino Mauna, menyampaikan bahwa dukungan bahan baku tebu (BBT) untuk PG Glenmore, Banyuwangi, juga berasal dari kebun di Jember seluas sekitar 3.000 hektare.”Tentu harapannya adalah kita bekerja sama dan berkolaborasi. Perwujudan kita untuk Swasembada Gula Kristal Putih dan Industri Gula Nasional bisa jauh lebih cepat,” pungkasnya.