Tutup
News

Peserta BTN JAKIM 2025 Dapat Perlindungan Asuransi dari IFG Life

258
×

Peserta BTN JAKIM 2025 Dapat Perlindungan Asuransi dari IFG Life

Sebarkan artikel ini
peserta-btn-jakim-2025-dapat-perlindungan-asuransi-dari-ifg-life
Peserta BTN JAKIM 2025 Dapat Perlindungan Asuransi dari IFG Life

jakarta – Para peserta BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2025 akan mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dari PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) selama acara berlangsung. Perlindungan ini mencakup berbagai risiko yang mungkin terjadi selama kegiatan lari.

Ajang lari tahunan yang diperkirakan akan menarik sekitar 30.000 peserta ini akan diselenggarakan pada Minggu, 29 Juni 2025, di kawasan Istora Gelora Bung Karno, Senayan. Para peserta akan dibagi ke dalam beberapa kategori, mulai dari marathon penuh, half marathon, hingga lari 10 kilometer.

IFG Life telah menyiapkan santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp15 juta, santunan cacat tetap sebesar Rp15 juta, serta penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan hingga maksimal Rp1,5 juta. Perlindungan ini berlaku khusus selama hari pelaksanaan lomba.

Menurut direktur Bisnis Individu IFG Life, Fabiola Noralita, kerja sama ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk lebih terlibat dalam kegiatan publik yang berkaitan dengan kesehatan dan keselamatan. “Keikutsertaan IFG Life bertujuan memberi rasa aman kepada para peserta agar mereka dapat berfokus pada pencapaian mereka di lintasan,” ujarnya.

selain perlindungan dasar, para peserta juga berkesempatan untuk memperoleh cashback senilai Rp10.000 dengan melakukan pembelian produk IFG LifeSAVER. Produk ini menawarkan manfaat tambahan, termasuk perlindungan medis akibat kecelakaan hingga Rp200 juta, santunan meninggal dunia atau cacat tetap hingga Rp20 juta, serta manfaat untuk fisioterapi dan perawatan medis akibat cedera olahraga dengan nilai maksimal masing-masing Rp10 juta dan Rp20 juta.

BTN JAKIM menjadi salah satu agenda olahraga lari berskala besar di Indonesia. Penyelenggaraan asuransi bagi peserta dinilai sebagai langkah tambahan untuk memastikan aspek keamanan dalam event yang mengandalkan aktivitas fisik intensif ini.