Tutup
Perbankan

BSI International Expo Ditutup dengan Pencapaian Luar Biasa, Catat Transaksi Rp2,66 Triliun dan 60 Ribu Pengunjung

275
×

BSI International Expo Ditutup dengan Pencapaian Luar Biasa, Catat Transaksi Rp2,66 Triliun dan 60 Ribu Pengunjung

Sebarkan artikel ini
bsi-international-expo-ditutup-dengan-pencapaian-luar-biasa,-catat-transaksi-rp2,66-triliun-dan-60-ribu-pengunjung
BSI International Expo Ditutup dengan Pencapaian Luar Biasa, Catat Transaksi Rp2,66 Triliun dan 60 Ribu Pengunjung

Jakarta – BSI International Expo 2025 yang digelar PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) berhasil mencatatkan total transaksi senilai Rp2,66 triliun. Capaian ini melampaui gelaran perdana tahun sebelumnya, sekaligus menandai kesuksesan acara yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Expo yang berlangsung sejak Kamis (26/6/2025) hingga Minggu (29/6/2025) ini, menarik minat pengunjung meski bertepatan dengan libur panjang nasional. Sebanyak 346 tenant dari berbagai subsektor industri dan bisnis berpartisipasi dalam expo yang bertujuan mengedukasi literasi keuangan syariah dan memamerkan ekosistem ekonomi halal.

Selama periode tersebut, tercatat sekitar 130 ribu transaksi dengan total nilai Rp2,66 triliun. Selain itu, expo ini juga sukses menggelar 30 penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam sesi business matching dengan potensi transaksi mencapai USD20,8 juta, yang melibatkan 52 buyer dari berbagai negara.

Sebagai perbandingan, gelaran perdana BSI International Expo pada tahun sebelumnya mencatatkan transaksi lebih dari Rp2,47 triliun dengan jumlah pengunjung lebih dari 52.000 orang dalam empat hari. Peningkatan angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat dan keberhasilan penyelenggaraan yang semakin matang.

direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, yang jabatannya efektif sampai dinyatakan lulus uji kepantasan dan kepatutan OJK, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian BSI International Expo 2025. Menurutnya, hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap expo yang mengusung konsep ekosistem halal dan keuangan syariah secara holistik.

“Saya tidak menyangka dengan animo masyarakat di tengah libur panjang. Masyarakat banyak yang berkunjung ke BSI International Expo 2025. Syukur alhamdulillah dengan capaian ini. Ini juga menunjukkan sinyal positif, bahwa masih ada harapan dan daya tahan untuk melakukan kegiatan ekonomi. Tinggal kita membantu memperkuat ekosistemnya,dan di sini lah peran BSI International Expo 2025,” ujar Anggoro pada Minggu (29/6/2025).

Anggoro menambahkan, BSI International Expo 2025 juga mencatatkan kinerja positif dalam akuisisi nasabah baru. Aplikasi superapps BYOND by BSI berhasil menarik 5.191 pendaftar baru hingga Minggu (29/6/2025), dengan 1.228 di antaranya langsung menyelesaikan proses online onboarding (OOB) dan resmi menjadi nasabah. Dengan demikian, basis nasabah BSI kini telah menembus angka lebih dari 22 juta orang di seluruh Indonesia.

expo ini juga membuka jalan bagi kolaborasi lintas sektor yang menghadirkan berbagai solusi inovatif untuk meningkatkan kenyamanan dan kemudahan layanan bagi nasabah. Solusi pembiayaan perumahan, layanan keuangan dan digital, otomotif, pendidikan, hingga kebutuhan ibadah, dikemas dalam satu ekosistem syariah yang terintegrasi.

Sejumlah kemitraan strategis diumumkan selama acara, termasuk kerja sama dengan BP Tapera, BPS, Nahdlatul Ulama (NU), PERSIS, dan Muhammadiyah untuk mendukung programme rumah subsidi serta mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah yang dikoordinasikan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP).

Selain di tingkat nasional, BSI memperluas jangkauan internasional melalui kerja sama pembiayaan dagang dengan Bank Islam Brunei Darussalam (BIBD) dan kemitraan dengan Australia untuk memperkuat pengembangan industri halal. Di sisi digital, BSI menggandeng Zahir International untuk mendukung transformasi UMKM dan korporasi, serta memperkuat konektivitas sistem melalui integrasi dengan Mekari.

“Melalui expo ini kami ingin menegaskan bahwa ekosistem halal adalah jawaban atas kondisi ekonomi yang sering kali menantang. Dengan semangat agile dan innovative, BSI berkelanjutan mendorong pengembangan Islamic Ecosystem di Tanah Air, melalui kolaborasi dan sinergi dengan seluruh stakeholder,” jelas Anggoro.

BSI international Expo 2025 juga menjadi ajang strategis bagi BSI untuk memperkuat peran ekosistem digitalnya melalui superapps BYOND by BSI. Dalam momentum ini, BSI memperkenalkan fitur terbaru bernama BSI OTO, layanan pembiayaan syariah yang dirancang untuk memudahkan nasabah memiliki kendaraan impian secara praktis, aman, dan nyaman langsung melalui aplikasi. Sambutan publik terhadap fitur ini cukup tinggi, terbukti dari transaksi pembiayaan otomotif yang mencapai 108 unit dengan nilai total Rp43,4 miliar.

Antusiasme pengunjung juga tercermin dari meningkatnya minat terhadap produk-produk pembiayaan syariah lainnya. Pembukaan tabungan haji dan umrah mencatat nilai transaksi masing-masing sebesar Rp12 miliar dan Rp6 miliar dengan total 555 transaksi. Sementara itu, produk pembiayaan rumah BSI Griya mencatat kinerja positif dengan 75 transaksi senilai Rp61,7 miliar.

Di sela rangkaian expo, BSI mengumumkan para pemenang Talenta Wirausaha BSI (TWB) 2024-2025, program yang menjadi bagian dari inisiatif BSI lasting Movement. Program ini menjadi bentuk nyata dukungan BSI terhadap pengembangan wirausaha muda dan pelaku UMKM di Indonesia. Peluncuran BSI Scholarship 2025 juga dilakukan sebagai wujud komitmen jangka panjang BSI dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia dan menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang unggul dan berintegritas.

Agenda lainnya adalah sesi edukatif bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui bullion Banking business Talk bertema “Unlocking teh Potential of Bullion Business”,yang membahas prospek bisnis bank emas. Wakil Direktur Utama BSI,Bob T. ananta, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap layanan ini terlihat dari pembukaan tabungan emas BSI yang mencatat saldo sebesar Rp2,7 miliar, serta cicilan emas yang mencapai Rp4,8 miliar.

“Emas merupakan investasi yang tidak hanya aman tetapi juga sejalan dengan nilai syariah. BSI awal tahun ini telah mendapatkan izin OJK untuk menjalankan bullion bank, BSI akan terus mendorong ekosistem investasi emas untuk sebaik-baiknya kebermanfaatan bagi nasabah dan masyarakat. Penguatan bisnis emas BSI akan menjadi sumber pertumbuhan baru, sebagai bagian dari dukungan program pemerintah dan regulator,” ucap Bob.

Bob menegaskan, berbagai pencapaian tersebut menunjukkan bahwa BSI international Expo 2025 bukan hanya sekadar pameran biasa, tetapi telah menjadi pusat perhatian publik, pelaku industri halal, dan komunitas keuangan syariah nasional.

Acara ini pun sukses menjalankan semangatnya untuk “Engaging indonesia in the Global Halal Industry”. Expo ini menampilkan beragam produk dan layanan unggulan dari BSI dan para mitra strategis, mulai dari pembiayaan UMKM, perbankan digital, investasi syariah, hingga gaya hidup halal.

“Melalui expo ini, BSI ingin menghadirkan pengalaman yang menyeluruh bagi masyarakat untuk lebih dekat dan memahami manfaat dari sistem keuangan syariah yang adaptif terhadap era digital dan globalisasi. Melalui expo ini, kita semua menjadi bagian dari perjalanan transformasi ekonomi syariah Indonesia yang semakin inklusif, digital, dan mendunia,” pungkas Bob.