Tutup
News

Tersangka KDRT Payakumbuh Akui Aniaya Istri Karena Sindiran

518
×

Tersangka KDRT Payakumbuh Akui Aniaya Istri Karena Sindiran

Sebarkan artikel ini
pengakuan-tersangka-kdrt,-aniaya-bu-guru-ngaji-karena-hilangnya-emas-dan-uang
Pengakuan Tersangka KDRT, Aniaya Bu Guru Ngaji karena Hilangnya Emas dan Uang

payakumbuh – Seorang pria berinisial HS di Payakumbuh harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah mengakui melakukan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya. Motifnya adalah sakit hati karena disindir terkait hilangnya emas dan uang tunai milik keluarga korban. Pengakuan ini terungkap saat penyidikan intensif di unit PPA.

Kasat Reskrim polres Payakumbuh AKP Wiro Satria menjelaskan, korban berinisial WP mengalami luka berat di bagian kepala akibat pukulan palu yang dilakukan HS saat korban tertidur pada Senin (30/6) dini hari. “sesuai keterangan medis dari pihak RSOM Bukittinggi tempat korban dirawat, korban mengalami trauma besar di bagian kepala karena dibagian itu ada luka terbuka dan pendarahan masif,” jelasnya.

Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, HS mengakui bahwa dirinya yang mengambil barang dan uang yang hilang tersebut. Diketahui sebelumnya, HS sempat melarikan diri ke rumah keluarganya di daerah Pangkalan Koto Baru, Kabupaten 50 Kota.

Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo melalui Kasat Reskrim AKP Wiko Satria pada Kamis (3/7) mengatakan bahwa tersangka telah ditahan dan menjalani proses penyidikan di Mapolres Payakumbuh.”Iya, tersangka saat ini sudah kita tahan dan menjalani proses penyidikan di Mapolres Payakumbuh,” ungkapnya.

Kasat Reskrim menambahkan, kejadian KDRT tersebut terjadi pada Senin (30/6) sekira pukul 03.00 WIB di rumah korban yang beralamat di Kenagarian Sungai Beringin, Kecamatan Payakumbuh.”Beberapa keterangan saksi dan barang bukti yang berhasil kita kumpulkan, kecurigaan mengarah kepada terduga HS yang berstatus sebagai suami korban,” terangnya.