Tutup
News

Tarif Trump Ancam Konsumen AS, Indonesia Siapkan Strategi

265
×

Tarif Trump Ancam Konsumen AS, Indonesia Siapkan Strategi

Sebarkan artikel ini
trump-pasang-tarif-dagang-32-persen-ke-indonesia-bakal-bikin-konsumen-as-rugi,-ini-penjelasannya
Trump Pasang Tarif Dagang 32 Persen ke Indonesia Bakal Bikin Konsumen AS Rugi, Ini Penjelasannya

Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI, Muhammad Sarmuji menilai keputusan Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif impor 32 persen untuk semua produk Indonesia akan merugikan konsumen Amerika Serikat.

sarmuji mengatakan, tarif tinggi ini akan memukul eksportir Indonesia dan membuat warga AS membayar lebih mahal.

“Efek domino ini akan terasa pada inflasi domestik dan daya beli masyarakat Amerika Serikat,” kata Sarmuji dalam keterangan tertulis, Selasa (9/7/2024).

menurutnya, kebijakan ini harus dilihat dari dampaknya pada konsumen akhir. Produk Indonesia yang diminati karena harga dan kualitas akan menjadi tidak kompetitif.

Sarmuji menekankan pentingnya hubungan ekonomi yang saling menguntungkan. “Kita harus melihat perdagangan bukan sebagai arena adu menang-kalah, tetapi sebagai wadah pertumbuhan bersama,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah menyiapkan langkah strategis, termasuk insentif bagi eksportir.

Sebagai anggota Komisi VI DPR RI, Sarmuji menekankan dukungan fiskal dan diplomasi ekonomi agar pasar AS tetap terbuka.”Ekspor adalah salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi kita. Ketika terjadi gangguan struktural seperti ini, negara tidak boleh tinggal diam,” tegasnya.

Trump memutuskan mengenakan tarif impor 32 persen kepada Indonesia, tidak berubah dari nilai yang diumumkan april lalu.

Dalam surat tertanggal 7 Juli kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Trump menyatakan, “Mulai 1 Agustus 2025, kami akan mengenakan tarif kepada Indonesia hanya sebesar 32 persen untuk semua produk Indonesia yang dikirimkan ke Amerika Serikat.”

Trump merasa AS harus bertindak mengatasi defisit perdagangan.

Jika Indonesia membalas dengan menaikkan tarif, Trump mengancam akan menambah nilai tarif impor.

Namun, Trump berjanji tidak akan mengenakan tarif jika Indonesia membangun atau memproduksi produknya di AS. Ia juga menyatakan tarif bisa berubah jika Indonesia menyesuaikan kebijakan dagang.