Padang – Delegasi dari berbagai negara hadir di Kota Padang untuk mengikuti Women Leadership Training yang diinisiasi oleh Wanita Islam bekerja sama dengan Regional Islamic Da’wah Council of Southeast Asia and the Pacific (RISEAP). Acara ini diharapkan dapat memperkuat peran perempuan dalam berbagai bidang.
Sekretaris Jenderal RISEAP, Mohd Marzuki Mohd Omar, menyampaikan bahwa pelatihan ini adalah manifestasi dari keberlanjutan peran perempuan dalam kepemimpinan di berbagai sektor. “Kedatangan kami bersama delegasi dari berbagai negara dan menjalin silaturahmi antarnegara tentu membawa memori yang indah,” ujarnya saat membuka Women Leadership Training di salah satu hotel di Kota Padang, Sabtu (12/7).
Selain mengikuti pelatihan, para delegasi juga berkesempatan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Sumatera Barat, termasuk objek wisata Malin Kundang. Ia menambahkan,”Melihat langsung kisah Malin Kundang dalam bentuk pariwisata sungguh menyentuh hati. Cerita ini mengandung pesan mendalam tentang pentingnya bakti kepada orang tua, khususnya ibu.”
Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Padang, Didi Aryadi, menyatakan bahwa kunjungan delegasi dari berbagai negara ini memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata Kota Padang. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan Wanita Islam bersama RISEAP.Kegiatan ini memberikan ruang bagi perempuan Islam, khususnya di Minangkabau, untuk terus mengambil peran penting,” jelasnya.Didi menambahkan, kunjungan ke objek wisata Kota Padang menjadi peluang promosi yang baik, karena para delegasi akan turut menyebarkan informasi tentang objek wisata tersebut ke negara masing-masing. ia mengungkapkan,”Terlebih,filosofi cerita Malin Kundang selaras dengan nilai-nilai luhur tentang pentingnya menghormati perempuan,terutama ibu.”
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, turut menyampaikan apresiasinya atas kegiatan yang menjadikan Padang sebagai tuan rumah pelatihan ini.”Perempuan sangat menentukan baik tidaknya sebuah negara. Karena itu, peran perempuan sangat vital. Apalagi di Minangkabau, perempuan memiliki kedudukan yang tinggi,” pungkasnya.







