Tutup
News

Menaker Yassierli Dorong Mahasiswa Bangun Growth Mindset Hadapi Era Digital

407
×

Menaker Yassierli Dorong Mahasiswa Bangun Growth Mindset Hadapi Era Digital

Sebarkan artikel ini
kuliah-umum-menaker-yassierli-di-universitas-bung-hatta,-hadapi-era-digital,-serukan-kolaborasi-antara-dunia-akademis,-industri,-dan-pemerintah
Kuliah Umum Menaker Yassierli di Universitas Bung Hatta, Hadapi Era Digital, Serukan Kolaborasi Antara Dunia Akademis, Industri, dan Pemerintah

PADANG – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Prof. Yassierli, menyoroti pentingnya adaptasi generasi muda terhadap perkembangan teknologi digital. Hal tersebut disampaikan saat memberikan kuliah umum bertajuk “Arah Baru Ketenagakerjaan Indonesia Dan Peran Generasi Muda Di Era Digital” di Universitas Bung Hatta.

Kuliah umum yang berlangsung di Bung Hatta Convention Hall, Kampus 1 Universitas Bung Hatta, Jumat (11/7) tersebut, dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta jajaran pimpinan Universitas Bung Hatta. Turut hadir pula gubernur Sumbar H. Mahyeldi, Ketua Badan Pembina Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof. Ganefri, dan Ketua Yayasan Prof. Dr. Nizwardi jalinus.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Diana Kartika,menyampaikan bahwa kehadiran Menaker menjadi simbol harapan bagi pendidikan tinggi. “Universitas Bung Hatta berperan bukan hanya mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga mempunyai kompetensi yang membentuk karakter dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat,” ujarnya dalam sambutannya. Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi kehadiran Menteri Ketenagakerjaan untuk berbagi wawasan strategis.

Dalam paparannya, Menaker Yassierli menjelaskan tantangan ketenagakerjaan di Indonesia, termasuk rendahnya Human Capital Index dan minimnya tenaga kerja dengan keterampilan digital. Ia juga mendorong mahasiswa untuk membangun growth mindset dan entrepreneurial mindset.”Kita harus terus memadukan teknologi dengan kearifan lokal, berinovasi, agar mampu menciptakan tenaga kerja yang kompeten, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa,” tegas Yassierli.

Lebih lanjut, Yassierli menyerukan kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif. Antusiasme mahasiswa terlihat selama kuliah umum yang berlangsung hangat dan interaktif. Acara diakhiri dengan penyerahan cendera mata dan foto bersama.