Tutup
News

Baznas Bukittinggi Salurkan Zakat Rp281 Juta untuk Siswa

306
×

Baznas Bukittinggi Salurkan Zakat Rp281 Juta untuk Siswa

Sebarkan artikel ini
melalui-program-bukittinggi-cerdas,-baznas-salurkan-dana-zakat-kepada-562-siswa-kurang-mampu
Melalui Program Bukittinggi Cerdas, Baznas Salurkan Dana Zakat kepada 562 Siswa Kurang Mampu

Bukittinggi – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan zakat senilai Rp281 juta kepada 562 siswa kurang mampu melalui program Bukittinggi Cerdas. Penyaluran zakat ini diharapkan dapat mendukung pendidikan para siswa.

Pendistribusian zakat yang menyasar siswa SD, SMP, MIN, dan MTsN ini dilaksanakan di halaman Balai Kota Bukittinggi, Kamis (17/7). Walikota Bukittinggi H. Ramlan Nurmatias menyampaikan apresiasi atas dukungan Baznas terhadap program pemerintah.

Ketua Baznas Bukittinggi, Edi Syahmian menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud dukungan Baznas terhadap visi Pemerintah Kota Bukittinggi, khususnya di bidang pendidikan.”Sebelumnya, kami juga telah menyalurkan bantuan pendidikan ke luar negeri, yaitu ke Mesir, kepada 10 siswa dengan nilai bantuan Rp8 juta per orang,” jelas Edi.

Selain program pendidikan, Edi menambahkan, Baznas juga aktif dalam berbagai program sosial lainnya. “ada 6 bantuan rehab rumah tidak layak huni yang kita laksanakan hasil kolaborasi dengan baznas Pusat dan provinsi,” ujarnya. Baznas juga telah melaksanakan program Z-Auto, yaitu bantuan usaha perbengkelan sepeda motor kepada 15 mustahik di Bukittinggi dengan total bantuan Rp 300 juta atau Rp 20 juta per orang.

Edi merinci,hingga pertengahan Juli tahun ini,Baznas Bukittinggi telah menyalurkan bantuan kepada 2.252 penerima manfaat dengan total bantuan mencapai Rp1,1 miliar lebih.

Walikota Bukittinggi H. ramlan Nurmatias menyambut baik langkah Baznas dalam membantu pengentasan kemiskinan melalui sektor pendidikan. Ia menjelaskan bahwa zakat yang dihimpun Baznas Bukittinggi berasal dari ASN Pemko bukittinggi sebesar Rp128 juta per bulan atau Rp1,6 miliar per tahun, selebihnya dari zakat perorangan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Baznas. Yang terpenting bagi saya bantuan itu tepat sasaran. Saya tidak pernah mengintervensi Baznas karena ini adalah soal agama. Saya juga ingatkan anak-anak agar uang yang diterima itu digunakan untuk keperluan sekolah,” pungkas Ramlan.