Tutup
News

Guru Bahasa Indonesia Latih Modul Ajar Kurikulum Merdeka

304
×

Guru Bahasa Indonesia Latih Modul Ajar Kurikulum Merdeka

Sebarkan artikel ini
modul-pelatihan-ajar-berbasis-deep-learning,-implementasi-sdgs-melalui-program-pmkm-unp
Modul Pelatihan Ajar Berbasis Deep Learning, Implementasi SDGs melalui Program PMKM UNP

HARAU – Universitas Negeri Padang (UNP) berupaya meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka melalui pelatihan pembuatan modul ajar. Program Studi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia UNP menggelar pelatihan tersebut bagi guru bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Sebanyak 30 guru Bahasa Indonesia tingkat SMA se-Kabupaten Lima Puluh Kota mengikuti pelatihan ini. Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten Lima Puluh kota, Dra. Muliati, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat dibutuhkan guru dalam menyambut tahun ajaran baru. “Pelatihan ini sebagai respon atas kebutuhan nyata di lapangan dalam penyusunan modul terbuka yang mendalam dan bermakna,” ujarnya saat membuka acara di Harau, Jumat (27/6/2025).

Ketua Tim PMKM, Ayu Gustia Ningsih, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Padang tahun 2025. Program ini dirancang untuk memberikan solusi konkret terhadap tantangan dunia pendidikan, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Ayu Gustia Ningsih, M.Pd. menambahkan, “Kegiatan ini tidak hanya fokus pada aspek teknis penyusunan modul terbuka, tetapi juga penekanan penting pada pendekatan pembelajaran mindful, Meaning, dan joy agar guru mampu menciptakan pembelajaran yang berdampak dan berpusat pada peserta didik.”

Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Ayu Gustia Ningsih, M.Pd., Prof. Dr. Atmazaki, M.Pd., Novrianti, M.Pd., dan Gita Rahmi, M.Pd. Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan tiga mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yakni Aini Angelika Putri, Anggia Afanza, dan Stevanie Aulia Devinta.

pelatihan ini menghadirkan tiga materi utama. Dr. Dadi Satria, M.Pd. memaparkan materi mengenai Mindful Learning, yaitu proses belajar dengan kesadaran penuh, fokus pada saat ini, dan sikap terbuka tanpa menghakimi.Ayu Gustia Ningsih, M.Pd. menyampaikan materi Pembelajaran Bermakna yang menekankan pentingnya pembelajaran menyampaikan pengalaman pengetahuan baru dengan pengalaman siswa.Ia mengutip Benjamin Franklin, “Katakan padaku dan aku lupa, ajari aku dan aku mungkin ingat, libatkan aku dan aku belajar,”

Gita Rahmi, M.Pd. membawakan materi Joyful Learning yang mengajak guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kreatif, dan memotivasi siswa untuk aktif belajar.

Pelaksanaan program PMKM ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Lasting Progress Goals / SDGs), khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17: Kemitraan untuk Tujuan Utama. Kegiatan ini berkontribusi langsung dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui guru dan penguatan kompetensi pedagogis dalam konteks Kurikulum Merdeka.Selain itu, kegiatan ini juga menampilkan kolaborasi lintas bidang antara akademisi, pelajar, sekolah, dan komunitas guru dalam kerangka kemitraan berkelanjutan yang strategis.

pelatihan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan modul terbuka yang kontekstual dan transformatif, tetapi juga memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan masyarakat dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas dan inklusif.