Tutup
News

BRIN Kaji Waterfront City: Ekonomi Maju, Lingkungan Lestari?

237
×

BRIN Kaji Waterfront City: Ekonomi Maju, Lingkungan Lestari?

Sebarkan artikel ini
pembangunan-waterfront-city-surabaya-dan-pik,-siapa-lebih-siap-jadi-kota-maritim-masa-depan?
Pembangunan Waterfront City Surabaya dan PIK, Siapa Lebih Siap Jadi Kota Maritim Masa Depan?

jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyoroti secara khusus pembangunan waterfront city di berbagai wilayah pesisir Indonesia, termasuk proyek di Pantai indah Kapuk (PIK), Jakarta, dan Surabaya, Jawa Timur.

Kepala Organisasi Riset Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Masyarakat BRIN, Agus Eko Nugroho, pada Selasa (22/7/2025) menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap esensi pembangunan di tengah gencar dilaksanakannya proyek-proyek tersebut. Menurutnya, pembangunan harus mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

“Pantai Indah Kapuk (PIK), contohnya, bisa menjadi bagian dari pembangunan waterfront city masa depan. termasuk yang saat ini sedang kontroversi adalah pembangunan waterfront city di Surabaya,” kata Agus Eko, seperti dikutip dari situs resmi BRIN.

Agus Eko menambahkan, para peneliti perlu memikirkan bagaimana riset dapat menjembatani keseimbangan antara kebutuhan pembangunan, kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan, terutama di wilayah pesisir. Ia menegaskan bahwa aspek lingkungan merupakan agenda penting dalam pembangunan nasional ke depan. “Saya kira ini adalah kesempatan kita untuk bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat dan bangsa, terkait bagaimana membangun ke depannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Ekonomi Industri, Jasa, dan Perdagangan BRIN, Umi Mu’awanah, menyatakan bahwa kajian yang dibahas dalam kegiatan tersebut dapat memberikan masukan terhadap potensi ekonomi kreatif, kultural, dan pariwisata untuk pengembangan waterfront city.umi mencontohkan Surabaya Waterfront Land (SWL), yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Indonesia. Proyek ini bertujuan mengembangkan kawasan pesisir Kota Surabaya menjadi pusat maritim terpadu melalui reklamasi laut dan pembangunan pulau-pulau buatan.

“Upaya ini akan lebih mengembangkan industri maritim, pendidikan, dan pariwisata, sehingga mampu mengangkat posisi Surabaya sebagai kota maritim terdepan bersaing dengan Jakarta yang saat ini masih berada di posisi pertama,” ungkap Umi.

Umi berharap kolaborasi dalam kerangka triple helix, yang melibatkan akademisi, industri, dan pemerintah, dapat terus berlanjut untuk mendukung pembangunan nasional.