Tutup
News

Bill Gates Ungkap 3 Pekerjaan Ini Tak Akan Digantikan AI hingga 100 Tahun ke Depan, Minat Ganti Profesi?

192
×

Bill Gates Ungkap 3 Pekerjaan Ini Tak Akan Digantikan AI hingga 100 Tahun ke Depan, Minat Ganti Profesi?

Sebarkan artikel ini
bill-gates-ungkap-3-pekerjaan-ini-tak-akan-digantikan-ai-hingga-100-tahun-ke-depan,-minat-ganti-profesi?
Bill Gates Ungkap 3 Pekerjaan Ini Tak Akan Digantikan AI hingga 100 Tahun ke Depan, Minat Ganti Profesi?

Jakarta – Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), Bill Gates, tokoh teknologi dan pendiri Microsoft, memberikan proyeksi mengenai masa depan dunia kerja. Ia meyakini bahwa meskipun AI akan mengubah lanskap pekerjaan, ada sejumlah profesi yang akan tetap membutuhkan keahlian dan sentuhan manusia.

Dalam berbagai kesempatan, Gates menyatakan bahwa AI akan membawa perubahan signifikan, namun tidak akan sepenuhnya menggantikan peran manusia. “AI memang dapat menjadi alat bantu yang hebat, tetapi ada bidang-bidang tertentu di mana peran manusia akan tetap tak tergantikan,” ujarnya.

Berikut adalah tiga bidang profesi yang menurut Bill Gates akan tetap relevan dan tidak tergantikan oleh AI dalam waktu dekat:

1. Programmer dan Pengembang Perangkat Lunak

Dalam sebuah wawancara yang dikutip dari Windows Central, Gates menegaskan bahwa pemrograman akan tetap menjadi ranah manusia untuk jangka waktu yang lama, bahkan mungkin hingga 100 tahun mendatang.

Menurutnya, meskipun AI dapat membantu dalam penulisan kode atau mendeteksi kesalahan (bug), kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, dan logika kompleks tetap menjadi keunggulan manusia. “Setiap sistem AI perlu dirancang dan diprogram, dan proses ini masih membutuhkan campur tangan manusia.Oleh karena itu, profesi ini justru akan semakin krusial di era digital,” jelasnya.

2. Ilmuwan Biologi dan Peneliti Biosains

Gates juga menyoroti bahwa profesi ilmuwan, khususnya di bidang biologi dan biosains, akan tetap aman dari dominasi AI. Ia menjelaskan bahwa AI memang mampu mempercepat analisis data atau mengolah hasil eksperimen, namun intuisi ilmiah dan kemampuan melakukan eksperimen kreatif tetap menjadi keunggulan manusia.

Ilmuwan memiliki peran penting dalam merumuskan hipotesis,merancang eksperimen,dan mengambil keputusan berdasarkan variabel kompleks yang belum sepenuhnya dapat dipahami oleh AI. Selain itu, pemahaman lintas disiplin ilmu yang seringkali dibutuhkan dalam penelitian ilmiah masih sulit ditiru oleh mesin.

3. Spesialis Energi dan Teknologi berkelanjutan

Gates berpendapat bahwa masa depan energi global sangat bergantung pada para ahli energi manusia, bukan pada AI. Dalam wawancara lain yang membahas prospek profesi di masa depan, ia menekankan bahwa tantangan di sektor energi bersifat strategis, multidisiplin, dan penuh risiko, yang membutuhkan pemikiran manusia yang mendalam.

spesialis energi harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti politik, lingkungan, teknologi, dan sosial secara bersamaan. Meskipun AI dapat membantu dalam simulasi atau analisis data, keputusan akhir tetap memerlukan kebijaksanaan manusia. Oleh karena itu, profesi ini diprediksi akan tetap relevan di masa depan.

Gates menyarankan agar generasi muda mempersiapkan diri dengan mengembangkan keahlian hybrid, yaitu kombinasi antara kemampuan teknis dan kecerdasan emosional. ia berpendapat bahwa di era otomatisasi ini, keunikan manusia akan menjadi aset yang paling berharga.