Tutup
News

Pelajar Tersengat Listrik di Pasbar, Satu Tewas, Polisi Buru Pemilik Kebun

236
×

Pelajar Tersengat Listrik di Pasbar, Satu Tewas, Polisi Buru Pemilik Kebun

Sebarkan artikel ini
tragis!-dua-pelajar-tersengat-listrik-di-kebun-warga-pasbar,-satu-tewas-di-tempat
Tragis! Dua Pelajar Tersengat Listrik di Kebun Warga Pasbar, Satu Tewas di Tempat

PASBAR – Sebuah kebun di Taluak Ambun, Jorong Kemakmuran, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (pasbar) menjadi lokasi tragedi yang merenggut nyawa seorang pelajar dan menyebabkan satu lainnya kritis akibat sengatan listrik, Sabtu (26/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi masih menyelidiki motif pemasangan listrik di area terbuka tersebut.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Faiz Rahmad Ramadhan (17),seorang pelajar SMAN 1 Talamau,warga Taluak Ambun. Sementara Zulfadli (17), pelajar asal Jorong Simpang, Nagari Kajai, Kecamatan talamau, mengalami luka berat.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat kedua korban hendak buang air kecil di areal perkebunan milik Eri Unjuik. Tanpa disadari, mereka menyentuh kawat yang dialiri arus listrik. Diduga Faiz menjadi korban pertama yang tersengat saat menyentuh kawat tersebut. zulfadli yang berusaha menolong rekannya justru ikut tersengat dan mengalami luka berat.Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Zulfadli dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara Faiz dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kanit Intel satreskrim Polres Pasbar, IPDA Ibnu, melalui Kapolsek Talamau membenarkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi. “Korban meninggal dunia langsung dibawa ke rumah duka, sedangkan korban luka kini dirawat RSUD Pasbar secara intensif,” ujarnya.

Pihak keluarga korban sangat terpukul atas kejadian ini dan berharap ada proses hukum atas kejadian yang merenggut nyawa anak mereka tersebut. Warga sekitar menyayangkan adanya kawat beraliran listrik di kawasan terbuka seperti kebun, karena dinilai sangat membahayakan keselamatan masyarakat.

Hingga saat ini, polisi masih mendalami motif dan tujuan pemasangan aliran listrik di kebun tersebut. Apakah untuk menjaga tanaman dari hewan liar, atau karena kelalaian dari pemilik kebun. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib untuk menentukan apakah ada unsur kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang serta cedera berat pada korban lainnya.peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dan memastikan tidak ada pemasangan arus listrik secara sembarangan yang bisa membahayakan nyawa manusia.