Tutup
News

Risnaldi Umumkan: Kementerian PUPR Kucurkan Rp8 Miliar Bangun Jembatan Koto Rawang

234
×

Risnaldi Umumkan: Kementerian PUPR Kucurkan Rp8 Miliar Bangun Jembatan Koto Rawang

Sebarkan artikel ini
jembatan-koto-rawang-siap-dibangun,-anggaran-rp8-miliar-dikucurkan-kementerian-pupr
Jembatan Koto Rawang Siap Dibangun, Anggaran Rp8 Miliar Dikucurkan Kementerian PUPR

PAINAN – Kabar baik bagi warga Koto Rawang, pesisir Selatan, Sumatera Barat, setelah penantian panjang, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk pembangunan kembali Jembatan Gantung Koto Rawang yang ambruk akibat banjir bandang pada tahun 2024.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, risnaldi Ibrahim, menyampaikan kabar gembira ini saat menjadi pembina apel gabungan di halaman kantor bupati, senin (4/8).Ia mengatakan, kepastian anggaran ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses fasilitas publik.

“Anggarannya sekitar Rp8 miliar. Memang sempat dibintangi (dipending), tetapi sekarang sudah dibuka dan siap dilaksanakan,” kata Risnaldi.

Risnaldi menambahkan, informasi ini sekaligus menguatkan pernyataan Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, yang sebelumnya telah berulang kali disampaikan kepada masyarakat. Ia juga mengungkapkan telah berkoordinasi langsung dengan Kepala Balai Kementerian PUPR di Padang untuk memastikan realisasi anggaran tersebut.

Jembatan Koto Rawang sendiri merupakan akses vital bagi warga Nagari Koto Rawang dan Nagari Salido Ketek. Sejak putus pada tahun 2024, aktivitas ekonomi dan pendidikan warga terganggu.

Pemerintah Daerah Pesisir Selatan bersama masyarakat sempat membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara. Namun,jembatan tersebut beberapa kali rusak akibat banjir. Upaya perbaikan kembali dilakukan dengan konstruksi baja ringan, namun minimnya aspek keselamatan menyebabkan sejumlah insiden.

Risnaldi menjelaskan, beberapa warga pernah terjatuh saat melintas, bahkan terakhir seorang warga bernama Nurhayati meninggal dunia setelah motornya terperosok ke dasar jembatan. Dengan adanya kepastian pembangunan jembatan permanen ini, pemerintah daerah berharap konektivitas dan keselamatan warga Koto Rawang dapat segera dipulihkan.