Tutup
News

Dinsos Agam Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Kebakaran Canduang

228
×

Dinsos Agam Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Kebakaran Canduang

Sebarkan artikel ini
dinsos-agam-serahkan-bantuan-untuk-korban-kebakaran-di-batu-balantai-canduang
Dinsos Agam Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Batu Balantai Canduang

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam menunjukkan respons cepat terhadap musibah kebakaran yang menimpa Fadnidawati (53), seorang guru MIN 1 agam. Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan tanggap darurat oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten agam, Senin (4/8), di kediaman korban yang terletak di Jorong Batu Balantai Nagari Canduang Koto Laweh Kecamatan Canduang.

bantuan yang diserahkan meliputi berbagai kebutuhan mendesak seperti tikar, terpal, selimut, sembako, serta peralatan dapur. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban pasca kebakaran yang terjadi pada minggu (3/8) sekitar pukul 15.55 WIB.

Kabid Linjamsos Azmar, yang mewakili Kadinsos Agam, menyerahkan bantuan tersebut bersama dengan PMI Kota Bukittinggi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pemerintahan Nagari Canduang Koto Laweh Adikus endang, petugas TKSK canduang yang juga Koordinator TKSK Provinsi Zulhendri Malin, anggota KSB, serta Relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) Eri Yanto dan Syafriadi.

Azmar berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh korban sesuai dengan kebutuhan yang mendesak.

Sementara itu, Zulhendri, petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Canduang (TKSK), menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan programme khusus dinas Sosial Agam sebagai respons cepat terhadap warga yang terdampak bencana, termasuk kebakaran. “Bantuan ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang mengalami musibah,” jelas Zulhendri.

Kebakaran yang melanda rumah semi permanen milik Fadnidawati pada Minggu (3/8) lalu diperkirakan menyebabkan kerugian mencapai Rp300 juta. Penyaluran bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Agam ini menjadi wujud dukungan moral dan materiil bagi korban dalam menghadapi masa sulit.