Tutup
Perbankan

Airlangga Umumkan: Plafon KUR UMKM Naik Jadi Rp20 Miliar, Langsung Jalan!

256
×

Airlangga Umumkan: Plafon KUR UMKM Naik Jadi Rp20 Miliar, Langsung Jalan!

Sebarkan artikel ini
plafon-kur-umkm-naik-jadi-rp20-m
Plafon KUR UMKM Naik Jadi Rp20 M

Jakarta – Pemerintah mengambil langkah strategis untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional.Salah satu upaya konkretnya adalah dengan meningkatkan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara signifikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan bahwa plafon KUR untuk UMKM kini resmi dinaikkan menjadi Rp20 miliar. Pengumuman ini disampaikan dalam Konferensi Pers Pertumbuhan Ekonomi di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (5/8).

Airlangga menjelaskan bahwa KUR dengan plafon hingga Rp5 miliar untuk UMKM kini dapat bersifat revolving, sehingga total plafon yang dapat diakses mencapai Rp20 miliar. “Sudah disiapkan KUR-nya yang sifatnya Rp5 miliar untuk UMKM dan bisa revolving, itu plafonnya jadi Rp20 miliar,” jelasnya.

Lebih lanjut,Airlangga mengungkapkan bahwa Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menyetujui kebijakan ini dan implementasinya telah dimulai pada hari yang sama. “ibu (Menteri Keuangan Sri Mulyani) sudah setuju (plafon KUR UMKM jadi Rp20 miliar). Jadi, hari ini sudah jalan,” tegasnya.

Pemerintah, kata Airlangga, juga menyiapkan KUR khusus untuk pembiayaan perumahan dengan alokasi 450 ribu unit bagi UMKM. Selain itu, pemerintah tetap mengalokasikan anggaran untuk fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) dengan kuota 350 ribu unit rumah pada tahun ini.

Sri Mulyani menambahkan, program FLPP telah menunjukkan hasil positif dengan realisasi 147 ribu unit rumah dan memberikan kontribusi signifikan terhadap sektor bangunan.

Penyediaan bantuan pembiayaan melalui skema KUR Perumahan ini dilakukan setelah Danantara mengucurkan likuiditas sebesar Rp130 triliun kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). CEO Danantara, Roslan Roeslani, sebelumnya menyatakan bahwa likuiditas tersebut dikucurkan karena program perumahan memiliki peran penting bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.