Tutup
Perbankan

CT Ungkap Intuisi Bisnis: Ciputra Analisis, Sudono Salim Langsung Ambil!

344
×

CT Ungkap Intuisi Bisnis: Ciputra Analisis, Sudono Salim Langsung Ambil!

Sebarkan artikel ini
ct-cerita-soal-bisnis,-belajar-dari-ciputra-dan-sudono-salim
CT Cerita soal Bisnis, Belajar dari Ciputra dan Sudono Salim

Surabaya – Intuisi, sebuah kemampuan yang sering dianggap mistis, ternyata memiliki peran krusial dalam pengambilan keputusan bisnis. Hal ini diungkapkan oleh Pendiri dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT), dalam LPS Financial Festival 2025 di Surabaya, Kamis (7/8).

CT menjelaskan bahwa intuisi bukanlah kekuatan supranatural, melainkan hasil dari proses berpikir rasional yang diasah melalui akumulasi pengetahuan dan pengalaman. “Seseorang yang sudah luar biasa, itu pasti mempunyai intuisi. Kenapa? Karena banyak sekali informasi yang didapat oleh dia dari membaca, dari diskusi, dari mendengar, dari apa saja itu masuk semua,” ujarnya.

Sebagai mantan menteri Koordinator Bidang Perekonomian, CT memberikan contoh konkret mengenai perbedaan pendekatan antara dua tokoh pengusaha besar Indonesia, Ciputra dan Sudono Salim (Lim Sioe Liong), dalam melihat potensi bisnis. Ia menekankan bahwa perbandingan ini hanyalah sebuah analogi untuk menggambarkan perbedaan cara pandang.

Menurut CT, Ciputra, yang dikenal dengan pendekatan analitisnya, selalu mengumpulkan data dan meminta stafnya untuk melakukan perhitungan detail sebelum mengambil keputusan. “Pak Ciputra karena lulusan ITB semuanya serba wajib tahu, perhitungannya semua serba ini [detail]. ‘Oke, saya akan bawa semua data ini. Saya akan kasih staf saya untuk menghitung,’” jelasnya.

Berbeda dengan ciputra,Sudono salim,kata CT,lebih mengandalkan intuisi yang telah terasah melalui pengalaman bertahun-tahun. “Sementara datang om Lim.’Oke, ini yang sempurna.’ Om Lim,dia tawar yang sama tanahnya,dengan harga yang sama. Om Lim lihat-lihat tengok kanan, kiri, depan, belakang. Langsung dia bilang,’Oke,owe ambil,’” ungkap CT.

perbedaan ini, menurut CT, mencerminkan dua sisi dalam pengambilan keputusan. Ciputra cenderung mengambil keputusan berdasarkan analisis mendalam, sementara Lim Sioe Liong lebih mengandalkan intuisi yang telah terasah melalui pengalaman. “Kenapa bisa begitu? Karena sudah puluhan ratusan proyek dia bangun dan dia tahu persis hitung-hitungannya dan itu sudah ada di kepalanya. Ya. Jadi itulah selalu saya katakan intuisi adalah sesuatu yang rasional dan harus dilatih,” pungkasnya pada Kamis (7/8).