Tutup
News

UNP Kembangkan Geopark Sawahlunto: Mahasiswa Teliti Potensi Tambang dan Pariwisata

326
×

UNP Kembangkan Geopark Sawahlunto: Mahasiswa Teliti Potensi Tambang dan Pariwisata

Sebarkan artikel ini
bakti-bumi-unp:-300-mahasiswa-teknik-pertambangan-dan-teknik-geologi-jadi-pelopor-geowisata-geopark-nasional-sawahlunto
Bakti Bumi UNP: 300 Mahasiswa Teknik Pertambangan Dan Teknik Geologi Jadi Pelopor Geowisata Geopark Nasional Sawahlunto

SAWAHLUNTO – Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) diterjunkan langsung ke Geopark Nasional Sawahlunto untuk mengembangkan potensi pariwisata berbasis geopark. Kegiatan bertajuk “Bakti Bumi Mahasiswa” ini digelar oleh Departemen Teknik Pertambangan UNP mulai tanggal 4 hingga 7 Agustus 2025.

Sebanyak 300 mahasiswa dari jurusan pertambangan dan geologi UNP akan melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat di dua geosite unggulan, yaitu Lubang Tambang dalam Sawahluwung dan Air Terjun Rantih. Kegiatan ini mengusung tema “Jaga Bumi, Majukan Negeri”.Kepala Departemen Teknik pertambangan UNP, Dr. Ir. Rudy Anarta, S.T., M.T., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Rudy Anarta didampingi oleh pembina Himpunan, Riam Marlina. A, M.T dan Ahmad Fadhly M.T.

rudy Anarta menjelaskan, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperdalam karakter dan memperluas wawasan terkait ilmu geologi dan pertambangan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata di Sawahlunto,” ujarnya, Jumat (27/6/2025).

Sekretaris BPBD Kota Sawahlunto, Rafki Rusdian, dan perwakilan Pokdarwis, Yudi, turut hadir dalam acara pembukaan. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan komunitas lokal dalam mendorong perkembangan geopark.

Apresiasi terhadap kegiatan ini juga datang dari Fetra Ramadona (Robert) dari Badan pengelola Geopark Nasional Sawahlunto. Ia menilai program seperti Bakti Bumi mampu menjadi pemantik semangat bagi badan pengelola untuk terus menggerakkan potensi kawasan.

“kami melihat langkah UNP ini sebagai kontribusi nyata untuk pemberdayaan ekonomi dan penguatan pariwisata berkelanjutan berbasis riset,” kata Fetra.

General Manager Geopark Nasional Sawahlunto, Rovanly Abdams, yang juga Sekretaris Daerah Sawahlunto, menyampaikan terima kasih kepada Departemen Teknik Pertambangan UNP. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dan menjadi program berkesinambungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Departemen teknik Pertambangan UNP. Harapannya, kegiatan semacam ini berlanjut dan menjadi program berkesinambungan untuk menggali potensi geopark, khususnya melalui objek edukasi desa binaan UNP,” ujar Rovanly saat dihubungi terpisah.

Kegiatan Bakti Bumi ini telah berjalan selama tiga tahun dengan tema yang berbeda setiap tahunnya. Tahun lalu, kegiatan difokuskan pada isu potensi geothermal di bonjol.Tahun ini, kegiatan diarahkan pada edukasi tambang di kawasan Sawahlunto.

lubang Tambang Dalam Sawahluwung dan Air Terjun Rantih dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki nilai sejarah, geologi, dan pariwisata yang tinggi. Mahasiswa akan terlibat langsung dalam dokumentasi,pemetaan,dan analisis potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung ekonomi masyarakat sekitar.