Tutup
Perbankan

Ritel Batasi Pembelian Beras SPHP Bulog Maksimal Dua Kemasan per Orang

310
×

Ritel Batasi Pembelian Beras SPHP Bulog Maksimal Dua Kemasan per Orang

Sebarkan artikel ini
beli-beras-murah-dibatasi-2-pak-per-orang-di-indomaret-alfamart-cs
Beli Beras Murah Dibatasi 2 Pak per Orang di Indomaret-Alfamart Cs

Jakarta – Guna memastikan pemerataan,pembelian beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di ritel modern akan dibatasi maksimal dua kemasan per orang.Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Solihin, menyampaikan kebijakan ini sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam mendistribusikan beras bersubsidi secara merata.

Solihin menjelaskan, pembatasan pembelian beras SPHP ini merupakan tindak lanjut dari penugasan Perum Bulog kepada ritel modern. “untuk beras SPHP, karena itu beras subsidi, kita batasi hanya dua kemasan. Kalau beras premium, tergantung stoknya,” ujarnya di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, Kamis (14/8).

Lebih lanjut, Solihin menambahkan bahwa pembatasan ini hanya berlaku untuk beras SPHP yang berasal dari Bulog. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dalam berbelanja. “Untuk beras yang ditugasi oleh Bulog, SPHP, kita batasi hanya dua kemasan.Kalau yang premium, seharusnya tidak terlalu dibatasi.Yang penting masyarakat jangan panik,” imbuhnya.

Solihin juga mengungkapkan bahwa sempat terjadi pengurangan pasokan beras di ritel karena sejumlah anggota Aprindo dipanggil oleh pihak kepolisian terkait penjualan beras. “Anggota saya banyak dipanggil polisi karena menjual beras yang diumumkan, sehingga kita mengurangi pasokan,” jelasnya.

Meski demikian, Solihin memastikan bahwa pasokan beras di ritel kini mulai berangsur pulih. Ia mengakui bahwa stok beras premium saat ini terbatas karena banyak produsen yang tidak lagi memproduksi.Namun, ia memperkirakan pasokan akan kembali normal pada pekan depan.Solihin menegaskan bahwa penyaluran beras SPHP ke ritel adalah bagian dari upaya membantu pemerintah dalam mendistribusikan beras di tengah harga yang masih tinggi. “Ini adalah penugasan.Kita diminta untuk membantu distribusi dalam kondisi seperti ini,” katanya.

Proses pengiriman beras SPHP, menurut Solihin, dilakukan secara bertahap. beras dikirim ke gudang terlebih dahulu sebelum didistribusikan ke toko-toko.”Pengiriman dikirim ke gudang terlebih dahulu, baru kemudian dikirim ke toko-toko. Jadi, perlu waktu,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bulog Ahmad rizal Ramdhani menyatakan, Perum Bulog telah mulai menyalurkan beras SPHP ke ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret setelah mendapatkan izin dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Langkah ini diambil untuk mengatasi kekosongan stok beras di sejumlah gerai akibat harga yang tinggi dan kasus beras oplosan.

Rizal ramdhani menjelaskan bahwa pengiriman beras SPHP dilakukan berdasarkan permintaan dari distribution center (DC) masing-masing perusahaan yang kemudian diajukan ke bulog wilayah setempat. Ia juga menjamin kualitas dan kuantitas beras SPHP tetap terjaga, termasuk kemasan yang dilebihkan untuk mengantisipasi penyusutan.

Berdasarkan data Bulog, hingga saat ini beras SPHP telah disalurkan ke 12 mitra ritel modern dengan total 19 ribu kilogram. Penyaluran ini melengkapi distribusi ke pasar rakyat dan outlet pangan pemerintah. Pemerintah menargetkan program ini akan berlangsung hingga 31 Desember 2025.