Tutup
News

IHSG Menguat Awal Sesi, Analis Prediksi Sideways di Tengah Sentimen Asia

302
×

IHSG Menguat Awal Sesi, Analis Prediksi Sideways di Tengah Sentimen Asia

Sebarkan artikel ini
dibuka-menghijau,-ihsg-cenderung-sideways-di-tengah-lesunya-bursa-asia-pasifik
Dibuka Menghijau, IHSG Cenderung Sideways di Tengah Lesunya Bursa Asia-Pasifik

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan hari ini, Selasa (2/9/2025), dengan kabar baik. IHSG dibuka langsung melesat, naik 90 poin atau setara 1,17 persen, dan mencapai level 7.826.Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi pasar Asia-Pasifik yang menunjukkan sentimen beragam.

Analis BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memprediksi IHSG akan bergerak cenderung mendatar (sideways) pada perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi bergerak sideways di rentang 7.600-7.800 hari ini,” kata Fanny dalam risetnya.

Mayoritas bursa saham di kawasan Asia-Pasifik justru terpantau melemah pada perdagangan Senin kemarin. Investor kini tengah mencermati dampak keputusan pengadilan banding AS terkait kebijakan tarif era Presiden Donald Trump.

Di Asia, indeks Hang Seng Hong Kong tercatat naik 2,15 persen, CSI 300 china naik 0,60 persen, dan Shanghai Composite menguat 0,46 persen. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang terkoreksi 1,24 persen dan topix turun 0,39 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan melemah 1,35 persen, Kosdaq turun 1,49 persen, dan S&P/ASX 200 Australia melemah 0,51 persen.

Pengadilan Banding Federal Circuit AS memutuskan bahwa Trump melampaui kewenangannya saat memberlakukan tarif terhadap banyak negara pada 2 April 2025.Dalam pertemuan Shanghai Cooperation Institution (SCO), China dan negara mitra sepakat menjadi mitra pembangunan, bukan rival.Presiden China, Xi Jinping, dijadwalkan menyampaikan pidato dalam pertemuan tersebut.

Saham Alibaba menjadi sorotan di China setelah melonjak hampir 13 persen di Wall Street, berkat laba kuartal Juni yang melampaui perkiraan.

Data manufaktur resmi China untuk Agustus 2025 menunjukkan indeks PMI berada di 49,4, naik tipis dari 49,3 bulan sebelumnya, namun masih di bawah level ekspansi.

“Support IHSG berada di level 7.600-7.680 sementara resist IHSG di rentang 7.800-7.820,” pungkas Fanny.