Tutup
News

IHSG Dibuka Melemah, Analis Optimis Penguatan Terbatas di Tengah Sentimen Global

246
×

IHSG Dibuka Melemah, Analis Optimis Penguatan Terbatas di Tengah Sentimen Global

Sebarkan artikel ini
dibuka-memerah,-ihsg-pede-lanjut-menguat-dibayangi-koreksi-jelang-libur-panjang
Dibuka Memerah, IHSG Pede Lanjut Menguat Dibayangi Koreksi Jelang Libur Panjang

Jakarta – Indeks harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Kamis (4/9/2025). Koreksi tipis ini terjadi di tengah sentimen negatif dari pasar saham Asia-Pasifik.

IHSG dibuka turun 12 poin atau 0,15 persen, berada di level 7.873. Meski demikian, analis memprediksi IHSG berpotensi kembali menguat hari ini.

Head of Retail Research BNI Sekuritas,Fanny Suherman,melihat potensi kenaikan terbatas bagi IHSG. “IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan terbatas ke 7.900, meski rentan koreksi jelang libur panjang,” ujarnya dalam risetnya.

Pelemahan IHSG terjadi saat mayoritas bursa saham di kawasan Asia-Pasifik terkoreksi mengikuti jejak Wall street.Investor global masih mencermati pergerakan imbal hasil obligasi dan perkembangan sektor perdagangan.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 merosot 1,82 persen setelah rilis data PDB kuartal II-2025. Biro Statistik Australia mencatat pertumbuhan PDB riil sebesar 0,6 persen secara kuartalan, melampaui perkiraan konsensus.

“Pertumbuhan kuartal I-2025 tercatat 0,3 persen (yoy) dan ekonomi Australia tumbuh 1,8 persen dibandingkan 1,4 persen pada kuartal sebelumnya,” jelas Fanny.

Sementara itu, bursa saham Jepang juga mengalami pelemahan. Indeks nikkei 225 turun 0,88 persen dan Topix terkoreksi 1,07 persen.

Kondisi berbeda terjadi di korea Selatan, di mana Kospi menguat 0,38 persen dan Kosdaq naik 0,35 persen.

Bursa saham Hong Kong dan Shanghai juga turut melemah. Hang Seng turun 0,60 persen dan Shanghai Composite merosot 1,16 persen.

Perhatian investor juga tertuju pada pidato Presiden Xi Jinping dalam parade militer di China. Acara tersebut memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin dunia.

Fanny memproyeksikan level support IHSG berada di rentang 7.850-7.870, sementara resisten di 7.900-7.950.