Tutup
News

AI Tingkatkan Efisiensi, Salesforce Kurangi Ribuan Pekerja Layanan

285
×

AI Tingkatkan Efisiensi, Salesforce Kurangi Ribuan Pekerja Layanan

Sebarkan artikel ini
salesforce-phk-4.000-karyawan,-marc-benioff-akui-ai-lebih-efisien
Salesforce PHK 4.000 Karyawan, Marc Benioff Akui AI Lebih Efisien

Jakarta – Kecerdasan buatan (AI) semakin memangkas kebutuhan tenaga kerja manusia di berbagai perusahaan teknologi raksasa. Efisiensi yang ditawarkan AI menjadi alasan utama di balik gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

Salesforce menjadi salah satu perusahaan yang merasakan dampak signifikan AI. CEO Salesforce, Marc Benioff, mengungkapkan, perusahaannya telah mengurangi 4.000 posisi layanan pelanggan sejak awal 2025.

“Saya bisa menyeimbangkan kembali jumlah pegawai di divisi dukungan. Saya telah menguranginya dari 9.000 orang menjadi sekitar 5.000 orang, karena saya butuh lebih sedikit kepala,” kata Benioff, seperti dikutip dari Fortune.

Benioff menjelaskan, sebelumnya 9.000 orang melayani pelanggan Salesforce di seluruh dunia. Kini, interaksi pelanggan terbagi rata antara manusia dan agen AI.

“Saat ini, interaksi yang sama tetap terjadi, tetapi 50 persen dengan agen (AI), 50 persen dengan manusia,” ujarnya.

Salesforce telah meluncurkan platform help.agentforce.com di awal tahun ini. Perusahaan mengklaim tidak lagi aktif merekrut insinyur dukungan dan berhasil menempatkan ratusan karyawan ke bidang lain.

Salesforce mengklaim berhasil memangkas biaya dukungan pelanggan sebesar 17 persen.”Kami memiliki begitu banyak prospek yang tidak bisa kami tindak lanjuti semuanya. Tetapi di dunia agen AI, tidak ada alasan untuk itu. Setiap prospek bisa ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Salesforce bukan satu-satunya perusahaan yang memangkas ribuan karyawan karena AI.

Microsoft memangkas sekitar 9.000 posisi pada Juli 2025, sehingga total PHK tahun ini mencapai 15.000 karyawan.

Meta juga memangkas 3.600 pekerja, sementara CEO Mark Zuckerberg menyebut AI berpotensi menjadi “semacam insinyur level menengah” yang mampu menulis coding.

google pun mengurangi ratusan pekerjaan di sektor Android, Pixel, dan Chrome.

Fintech Klarna bahkan telah menggantikan 700 pegawai layanan pelanggan dengan agen AI.

Laporan Fortune menyebutkan, perwakilan penjualan dan agen layanan pelanggan termasuk dalam daftar pekerjaan yang paling terdampak oleh AI.