Agam – Pemerintah Kabupaten Agam mengajak para pensiunan ASN yang tergabung dalam Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Ajakan ini disampaikan untuk memanfaatkan pengalaman para pensiunan.
Bupati Agam, Benni Warlis, menyatakan potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki anggota PWRI sangat berharga. Pengalaman panjang di birokrasi pemerintahan dapat disinergikan dengan program-program pemerintah daerah.
“Potensi SDM yang dimiliki anggota PWRI, dengan pengalaman panjang di birokrasi pemerintahan, dapat disinergikan dengan program pemerintah,” ujar Benni Warlis saat acara silaturahmi PWRI Luhak nan Tigo di PPSDM Regional Baso, sabtu (6/9).
Pemkab Agam membuka ruang bagi PWRI untuk berperan aktif dalam pembangunan. Bentuknya berupa pemberian masukan, arahan, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan masyarakat.
Saat ini, Pemkab Agam tengah menjalankan sejumlah program unggulan. Di antaranya Bangkik dari Surau,Nagari Creative Hub,Sawah Pokok Murah (SPM),dan pencetakan 1.000 entrepreneur muda.
Ketua PWRI Provinsi Sumatera Barat, Syafrizal Dt. Nan Batuah, mengapresiasi PWRI Agam 1 yang sukses menjadi tuan rumah silaturahmi pensiunan Luhak nan Tigo, sekaligus ulang tahun PWRI ke-63.
“PWRI dibentuk untuk memupuk silaturahmi antar anggota dan bersinergi dengan pemerintah daerah,” katanya.
Ketua PWRI Agam 1, Syahrizal Dt. Palang Gagah, menegaskan bahwa pensiun bukan berarti berhenti berkontribusi. Pensiunan tetap aktif mendukung program pemerintah.
Acara silaturahmi ini diikuti 400 peserta dari PWRI Luhak Nan Tigo. Termasuk Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padangpanjang, Kota Bukittinggi, PWRI agam 2 wilayah Barat, dan PWRI Agam 1 wilayah Timur.
Acara silaturahmi juga diisi dengan ceramah agama, hiburan, dan pembagian doorprize.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut. Di antaranya mantan Wali Kota Bukittinggi Jufri, mantan Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi, dan mantan walikota Payakumbuh Yoserizal.
Bupati Agam menyerahkan plakat kepada penasehat PWRI Agam 1 dan masing-masing ketua PWRI Luhak Nan Tigo, serta cendramata kepada PWRI Agam 1.
Doorprize utama, mesin cuci dari Bank Nagari, berhasil dibawa pulang oleh Indrawati Munir, mantan Kepala Dinas pendidikan Lima Puluh Kota.(Teks Foto: Bupati Agam, Benni Warlis menyerahkan cendramata kepada PWRI Agam 1 yang diterima penasehat PWRI, Aristo munandar.)







