Jakarta – Apple berencana meluncurkan seri iPhone 17 pada 9 September 2025. Peluncuran ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Apple di tengah persaingan inovasi AI yang semakin ketat.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah rumor tentang “iPhone 17 Air”. Perangkat ini dikabarkan akan hadir dengan desain lebih ramping, terinspirasi dari MacBook Air.
Analis Forrester, Dipanjan Chatterjee, meyakini iPhone 17 Air berpotensi meningkatkan penjualan.”sudah lama tidak ada perubahan signifikan pada desain iPhone,” ujarnya, seperti dikutip dari Reuters.
Inovasi pada iPhone 17 Air diharapkan dapat menarik minat pengguna iPhone 14, 15, dan 16 untuk beralih ke model terbaru.
Ponsel ramping ini juga diprediksi menjadi fondasi bagi pengembangan iPhone lipat dan peningkatan kemampuan Siri di masa depan.
Meski Samsung dan google telah mengembangkan ponsel lipat, pangsa pasarnya dinilai masih kecil, di bawah 2% dari total penjualan smartphone.
“Ponsel lipat penting bagi Apple untuk menarik pelanggan di China, di mana minat terhadap ponsel lipat tinggi,” kata Chatterjee.
Selama ini, Apple mengandalkan segmen iPhone harga menengah, yang menyumbang hampir seperempat dari total penjualan.
Sementara itu, Gene Munster dari Deepwater asset Management memperkirakan Apple akan menaikkan harga iPhone 17 series, terutama untuk kapasitas penyimpanan yang lebih besar.
“Apple harus menemukan cara untuk menaikkan harga tanpa melanggar aturan impor,” pungkasnya.







