Tutup
BisnisEkonomiPerbankanProperti

IEE Series 2025 Dorong Transformasi Industri Berkelanjutan

303
×

IEE Series 2025 Dorong Transformasi Industri Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
iee-series-2025:-inovasi-alat-berat-ev-hingga-konstruksi-berkelanjutan
IEE Series 2025: Inovasi Alat Berat EV hingga Konstruksi Berkelanjutan

Jakarta – Teknologi berkelanjutan untuk sektor industri unjuk gigi dalam Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2025. Ajang ini berlangsung di tengah Construction & Engineering Week.

Lebih dari 600 perusahaan dari 40 negara berpartisipasi dalam IEE Series 2025. Pameran ini menjadi wadah pertemuan industri multi-sektor yang membuka peluang bisnis lintas sektor.

IEE Series 2025 mengusung tema “Sustainability for Industrial Change”. Pameran ini menampilkan teknologi berbasis energi terbarukan. Tujuannya, mendorong transformasi industri yang tangguh dan berkelanjutan.

“IEE series 2025 menjadi ajang langka bagi masyarakat dan pelaku bisnis untuk menyaksikan langsung teknologi yang biasanya hanya dapat ditemui di proyek besar atau fasilitas industri tertutup,” kata Event Lead IEE Series 2025, Hanung Hanindito.

Hanung mencontohkan, teknologi yang dipamerkan antara lain Dump Truck EV maupun sistem smart building.

“Kesempatan ini bukan sekadar pameran, melainkan momentum penting untuk melihat inovasi yang akan membentuk masa depan generasi emas Indonesia,” ujarnya.

Pameran ini memfokuskan lima sektor utama melalui Construction Indonesia, Concrete Show South-East Asia, Building Systems & Automation Indonesia, Water Indonesia, serta ADEXCO (Asia Disaster Management & Civil Protection Expo & Conference).

Sektor konstruksi memiliki peran vital dalam perekonomian. Sektor ini menyerap lebih dari 8,7 juta pekerja dan menyumbang 9,48 persen terhadap PDB nasional.

Berbagai proyek pembangunan strategis seperti IKN, program 3 Juta Rumah Subsidi, hingga Sekolah Rakyat, menuntut inovasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dengan anggaran infrastruktur mencapai US$26,6 miliar dan proyeksi 70 persen penduduk indonesia tinggal di perkotaan pada 2045, teknologi seperti alat berat listrik, material rendah karbon, serta beton pracetak dan prategang berkelanjutan menjadi jawaban.

Di area outdoor, berbagai merek alat berat menyajikan simulasi kerja produk. Pengunjung bisa mencoba langsung,mulai dari electric lift hingga dump truck tambang berkapasitas 120 ton.

Hexindo memperkenalkan varian dump truck listrik terbaru dengan teknologi pengisian ganda. Pengisian daya dari 20 persen menjadi 100 persen hanya dalam waktu satu jam.

Gaya Makmur Tractors (GM Tractors) dan GM Mobil menampilkan lini produk bertenaga listrik,mulai dari excavator,wheel loader,hingga truk EV.

PLN Nusantara Power memperkenalkan pemanfaatan limbah FABA (Fly Ash Bottom Ash) sebagai material konstruksi ramah lingkungan. Limbah abu sisa pembakaran batu bara dari PLTU ini dapat diolah menjadi bahan substitusi semen dan beton ready mix yang berkelanjutan.

IEE 2025 juga menghadirkan seminar yang difasilitasi Asosiasi Perusahaan Pracetak dan Prategang Indonesia (AP3I). Seminar ini menekankan pentingnya standarisasi industri melalui Standar Industri Hijau (SIH) yang telah ditetapkan resmi pada 2025.

Wika Beton dan Beton Merah Putih memperkenalkan sistem rumah modular berbasis beton pracetak dan prategang sebagai dukungan terhadap program 3 Juta Rumah Subsidi.

IEE Series 2025 terbuka bagi masyarakat umum dan berlangsung di JIExpo Kemayoran pada 10-13 September 2025.