Jakarta – Aset kripto solana (SOL) kembali menunjukkan performa positif dan berpotensi mencetak rekor harga tertinggi baru.Saat ini, SOL diperdagangkan di atas US$242 atau sekitar Rp3,97 juta per koin.
kenaikan harga SOL didorong oleh peningkatan aktivitas on-chain dan akumulasi dari investor institusional. Data menunjukkan lonjakan harga ini didukung oleh peningkatan Total Value locked (TVL) dan Open Interest (OI) yang mencapai rekor baru.
Menurut data dari Defillama,TVL Solana mencapai rekor tertinggi baru sebesar US$13,22 miliar atau sekitar Rp216,8 triliun pada 14 September. Peningkatan ini menandakan minat yang meningkat terhadap ekosistem Solana.
Artemis Terminal mencatat pasokan stablecoin di jaringan naik lebih dari US$255 juta atau sekitar Rp4,18 triliun dalam 24 jam terakhir. Di pasar derivatif, Open Interest (OI) kontrak futures SOL mencapai US$16,58 miliar atau sekitar Rp271,9 triliun.
Rasio long-too-short SOL di CoinGlass tercatat 1,08, menunjukkan sentimen bullish di pasar. Permintaan institusional terhadap Solana juga semakin kuat.
Forward Industries mengumumkan investasi senilai US$1,65 miliar yang dipimpin oleh Galaxy Digital, Jump Crypto, dan Multicoin Capital. Galaxy Digital membeli tambahan 1,2 juta token SOL senilai US$306 juta dalam 24 jam terakhir, menurut data SolanaFloor.
Jika momentum ini berlanjut,SOL berpotensi mencapai rekor tertinggi sebelumnya di US$295,83 atau sekitar Rp4,85 juta. Namun, jika terjadi koreksi, harga SOL bisa turun hingga level support harian di US$230 atau sekitar Rp3,77 juta.







