Tutup
NewsPendidikan

Politeknik ‘Aisyiyah Berdayakan Remaja Cegah Anemia Lewat Gerakan Manja

280
×

Politeknik ‘Aisyiyah Berdayakan Remaja Cegah Anemia Lewat Gerakan Manja

Sebarkan artikel ini
gerakan-manja-untuk-remaja-bebas-anemia-di-panti-asuhan-‘aisyiyah
Gerakan Manja untuk Remaja Bebas Anemia di Panti Asuhan ‘Aisyiyah

Padang – Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat berupaya menekan angka anemia pada remaja putri melalui inovasi minuman susu kelor-jagung. Program bertajuk “Gerakan Manja” ini menyasar Panti Asuhan ‘Aisyiyah Kota Padang.

Inisiatif ini mengenalkan susu kelor-jagung sebagai solusi praktis mengatasi kekurangan zat besi. Kandungan nutrisi dalam minuman ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan remaja putri.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat menjalankan program ini sejak 4 September hingga 14 September 2025. Kegiatan meliputi sosialisasi,pelatihan,dan kerja sama berkelanjutan dengan lima panti asuhan di Kota Padang.

Ketua tim PkM, Meta Rikandi, menjelaskan program ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan. pihaknya juga memberikan keterampilan praktis kepada pengurus dan pengasuh panti.

“Kami berharap minuman ini menjadi kebiasaan sehat sehari-hari dan membuka peluang wirausaha bagi remaja putri,” ujarnya.

Tim PkM memberikan edukasi tentang anemia dan gizi. Mereka juga mendemonstrasikan cara membuat minuman susu kelor-jagung yang disukai remaja.

Program ini menghasilkan artikel ilmiah, publikasi media massa, HAKI Poster PKM, dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) dengan Majelis Kesejahteraan Sosial Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatera Barat.

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikbudristek).

Pengurus Panti Asuhan putri ‘Aisyiyah Kota Padang menyambut baik program ini. Mereka menilai inisiatif ini relevan dengan kebutuhan remaja saat ini.

Tim PkM Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat berkomitmen melanjutkan pengabdian serupa. Tujuannya untuk mendorong pemanfaatan pangan lokal yang menyehatkan dan bernilai ekonomi.