Jakarta – BTN Syariah memperluas jangkauannya di Aceh dengan membuka dua kantor baru.Langkah ini merupakan bagian dari transformasi menjadi Bank Syariah Nasional (BSN).
Ekspansi ini akan menambah jumlah jaringan BTN Syariah menjadi 112 kantor di seluruh Indonesia.
Direktur Consumer banking BTN, Hirwandi Gafar, menyatakan kantor baru akan berlokasi di Meulaboh dan Langsa. Saat ini, BTN Syariah sudah beroperasi di Banda Aceh dan Lhokseumawe.
“Kami juga akan memperbanyak outlet digital store,” kata Hirwandi saat kuliah umum di Universitas Syiah Kuala (USK), Aceh, Sabtu (20/9/2025).
Transformasi menjadi BSN juga mendorong inovasi layanan digital. BSN berencana meluncurkan mobile banking “bale syariah” untuk mempermudah transaksi keuangan berbasis prinsip syariah.
BSN juga akan mengembangkan bisnis ke lini pembiayaan emas, tabungan emas, tabungan wakaf, tabungan infaq, tabungan haji dan umroh, tabungan qurban, serta pembiayaan multi manfaat dan multi jasa.
Hingga Juni 2025, BTN Syariah mencatatkan aset Rp65,56 triliun (naik 18% yoy), pembiayaan Rp48,46 triliun (naik 17% yoy), dan DPK Rp55,23 triliun (naik 19,8%). Laba bersih tercatat Rp401 miliar (naik 8,3% yoy).
Proses spin-off BTN Syariah ditargetkan selesai pada akhir 2025. Setelah itu, BTN Syariah akan bergabung dengan BSN dan berganti nama menjadi Bank Syariah Nasional.
Dalam kesempatan yang sama, aplikasi MyUSK hasil kerja sama BTN Syariah dengan Universitas Syiah Kuala diluncurkan sebagai channel pembayaran.







