Padang – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Mata Air, Kota Padang, Jumat (26/9) sore. Kerugian ditaksir mencapai Rp600 juta.
Api yang berkobar cepat membuat panik warga sekitar. Mereka segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.
Damkar Kota Padang merespons cepat laporan warga.Sebanyak enam unit armada dan 70 personel dikerahkan ke lokasi kejadian.
petugas Damkar berhasil mengendalikan api sekitar pukul 17.02 WIB, setelah berjuang selama 40 menit.
Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Damkar Kota padang, Rinaldi, mengungkapkan, kepadatan bangunan dan akses jalan sempit menjadi kendala petugas.
“Berkat kerja sama di lapangan, api berhasil dipadamkan sebelum meluas,” kata Rinaldi.
Saksi mata, Samsir (57), mengaku melihat asap tebal keluar dari rumah korban sebelum api membesar. Ia segera memberitahu warga lain dan melapor ke Damkar.
Rumah yang terbakar milik Sri Nadia Mustika (35), seorang bidan yang tinggal bersama keluarganya. Akibatnya, dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terpaksa mengungsi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Petugas berhasil menyelamatkan harta benda senilai Rp800 juta dari kobaran api.
Selain rumah utama, dua bangunan di sekitarnya sempat terancam. Namun, petugas berhasil mencegah api merambat lebih jauh.
Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Polisi dan PLN turut hadir di lokasi untuk mengamankan jaringan listrik dan membantu penanganan.
Rinaldi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk.
“Pastikan instalasi listrik terpasang dengan baik dan jangan tinggalkan peralatan elektronik menyala tanpa pengawasan,” imbaunya.







