Tutup
EkonomiInvestasiPerbankan

Prabowo Amankan ICA-CEPA: Indonesia-Kanada Sepakati Perdagangan Bebas

690
×

Prabowo Amankan ICA-CEPA: Indonesia-Kanada Sepakati Perdagangan Bebas

Sebarkan artikel ini
prabowo-sambut-ica-cepa:-free-trade-antara-kanda-dan-indonesia
Prabowo Sambut ICA-CEPA: Free Trade antara Kanda dan Indonesia

Jakarta – Indonesia dan Kanada sepakat menjalin kemitraan ekonomi komprehensif melalui Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA). Kesepakatan ini diyakini akan membuka peluang baru dalam perdagangan kedua negara.

Presiden Prabowo Subianto menyebut ICA-CEPA sebagai sebuah terobosan penting.

Penandatanganan perjanjian dilakukan di Ottawa, Kanada, pada Rabu (24/9). Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Perdagangan Internasional Kanada,Maninder Sidhu,hadir mewakili negara masing-masing.

“Di Kanada kami juga dapat terobosan, kita berhasil tanda tangan CEPA. Jadi, free trade antara Kanada dan Indonesia,” kata Prabowo di Jakarta, Sabtu (27/9).

ICA-CEPA menjanjikan kepastian hukum dan akses pasar yang lebih luas bagi kedua negara. Sebelumnya, Indonesia telah memiliki perjanjian serupa dengan Uni Eropa (IEU-CEPA).

Kanada berkomitmen menghapus 90,5 persen tarif impor untuk produk-produk asal Indonesia. Sementara itu, Indonesia memberikan pembebasan 85,8 persen pos tarif.

Implementasi ICA-CEPA diproyeksikan akan meningkatkan ekspor Indonesia ke Kanada hingga mencapai US$11,8 miliar pada tahun 2030.

Selain itu, PDB Indonesia diperkirakan akan tumbuh 0,12 persen dan investasi meningkat 0,38 persen.

Perjanjian ini juga mencakup transparansi regulasi, perlindungan investasi, serta kerja sama di bidang UMKM, lokapasar digital, hak kekayaan intelektual, dan perdagangan berkelanjutan.