Tutup
InvestasiNews

Prabowo Targetkan Bangun 2.000 Desa Nelayan hingga Cetak Sawah 480 Ribu ha

615
×

Prabowo Targetkan Bangun 2.000 Desa Nelayan hingga Cetak Sawah 480 Ribu ha

Sebarkan artikel ini
prabowo-targetkan-bangun-2.000-desa-nelayan-hingga-cetak-sawah-480-ribu-ha
Prabowo Targetkan Bangun 2.000 Desa Nelayan hingga Cetak Sawah 480 Ribu ha

Jakarta – Presiden Joko Widodo menargetkan peningkatan pendapatan bagi 16 juta jiwa melalui pembangunan 2.000 desa nelayan hingga akhir 2026. Program ini menyasar keluarga nelayan di seluruh Indonesia.

Target tersebut disampaikan Jokowi saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, senin (29/9/2025).

“Harapan kita tahun depan akhir bisa sampai 2.000 desa nelayan,” kata Jokowi.

Pemerintah akan menyediakan berbagai fasilitas pendukung di desa nelayan, termasuk pabrik es, ruang penyimpanan dingin (cold storage), dan infrastruktur dermaga.

Dengan asumsi setiap desa nelayan dihuni oleh 2.000 nelayan, program ini akan menjangkau 4 juta nelayan.

“Kalau 2.000 desa nelayan, artinya 4 juta nelayan dengan istri dan anak-anak, berarti 16 juta saudara-saudara kita penghasilannya akan meningkat,” jelasnya.

Jokowi mencontohkan keberhasilan program serupa di Pulau Biak, Papua, yang mampu meningkatkan penghasilan nelayan hingga 100 persen.

“Kita sudah uji coba 1 desa nelayan di Papua, di Biak ternyata penghasilan nelayan itu naik minimal 60 persen. Ada yang naik 100 persen,” ungkapnya.

Selain desa nelayan, pemerintah juga berencana membangun 20.000 hektare tambak di Pantura Jawa Barat. proyek ini diperkirakan akan menciptakan 130.000 lapangan kerja baru.

Di sektor pertanian, program cetak sawah baru telah mencapai 280.000 hektare dari target 480.000 hektare.

“Kami akan bangun 20.000 hektare tambak di pantura Jawa barat, sebagai awal ini akan membuka 130.000 lapangan kerja,” tegas Jokowi.

Pemerintah juga akan membangun 100 gudang penyimpanan baru untuk Bulog guna mendukung produksi beras yang kini mencapai rekor tertinggi.