Jakarta – Industri material bangunan Indonesia terus menunjukkan tajinya di pasar Asia. Merek plafon PVC, Cellux Ceiling, baru saja meresmikan dua cabang baru di Ho Chi Minh, Vietnam, dan Dhaka, Bangladesh.
Ekspansi ini memperluas jaringan distribusi Cellux Ceiling yang sebelumnya telah hadir di Singapura dan Malaysia.
General Manager Cellux Ceiling, Eka Yuliana, mengungkapkan bahwa keputusan membuka cabang di Vietnam dan Bangladesh didorong oleh potensi pertumbuhan sektor properti dan konstruksi yang signifikan.
“Vietnam mencatat pertumbuhan ekonomi pesat yang memicu permintaan material modern,” kata Eka dalam keterangan pers, Selasa (30/9/2025).
Bangladesh juga mengalami perkembangan infrastruktur yang pesat, sehingga meningkatkan kebutuhan akan plafon yang tahan kelembaban dan efisien.
Cellux Ceiling menargetkan peningkatan penjualan sebesar 20 persen hingga akhir tahun ini dengan adanya tambahan cabang baru ini.
Perusahaan menerapkan strategi bisnis yang tidak hanya berfokus pada distribusi produk, tetapi juga membangun kemitraan yang mencakup dukungan teknis, sistem mutu, dan layanan purna jual.
Model bisnis Cellux Ceiling mengandalkan sistem agen,di mana mitra lokal wajib memiliki showroom dan tim instalasi profesional.Dengan penambahan dua cabang baru ini, Cellux Ceiling kini memiliki jaringan distribusi di empat negara Asia.
Perluasan pasar ini menjadi bukti kemampuan merek lokal untuk bersaing di pasar internasional.







