Sawahlunto – Warga Sawahlunto diimbau waspada terhadap potensi longsor menyusul datangnya musim hujan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat meminta warga yang tinggal di area lereng tebing untuk meningkatkan kewaspadaan.
Imbauan ini disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Sawahlunto, Dedi Ardona, pada Sabtu (1/10).
Dedi menekankan pentingnya menjaga saluran air dan talang dari sumbatan. Sumbatan pada saluran air dapat memicu longsor dan banjir.
“Jangan ada yang tersumbat termasuk talangan air, sebab hal itu menjadi pemicu longsor dan banjir,” tegasnya.BPBD Sawahlunto mengakui efisiensi anggaran berdampak pada penanganan bencana. Meski demikian, pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD terkait, BUMN, dan BUMD untuk mengatasi dampak bencana secara optimal.
Saat ini, BPBD Sawahlunto memiliki sejumlah peralatan penunjang penanganan bencana, di antaranya satu unit PC Mini, perahu karet, mobil operasional, mesin senso, skop, dan cangkul.
Selain itu, tim tanggap bencana telah dibentuk dan dilatih di sejumlah desa untuk merespons cepat kejadian bencana.







