Tutup
News

Dari Gubuk Reot ke Rumah Layak: Harapan Baru

283
×

Dari Gubuk Reot ke Rumah Layak: Harapan Baru

Sebarkan artikel ini
dari-gubuk-reot-ke-rumah-layak:-harapan-baru-untuk-mulyadi-dan-keluarga-dari-upz-baznas-semen-padang
Dari Gubuk Reot ke Rumah Layak: Harapan Baru untuk Mulyadi dan Keluarga dari UPZ BAZNAS Semen Padang

Padang – Keluarga Mulyadi kini bisa bernapas lega setelah bertahun-tahun hidup di gubuk reyot. Zakat dari UPZ BAZNAS Semen Padang wujudkan mimpi mereka memiliki rumah layak huni.

Rumah sederhana berukuran 6×6 meter menjadi hadiah terindah bagi keluarga buruh harian ini. Lokasinya di Komplek Arai pinang, Kelurahan Pegambiran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

Mulyadi tak menyangka bisa memiliki rumah sendiri setelah lama hidup di kontrakan yang bocor dan sering dimasuki ular.

“Saya tidak pernah bermimpi sampai sejauh ini. Rumah ini hadiah terbesar untuk keluarga kami,” ujar Mulyadi dengan mata berkaca-kaca.

Sebelumnya, Mulyadi dan istrinya, Mutia Rani, tinggal di gubuk reyot sewaan seharga Rp1 juta per tahun. Kondisi gubuk sangat memprihatinkan, dengan atap bocor, dinding lapuk, dan lantai kayu yang sering ambruk.

Ketekunan Mulyadi bekerja sebagai buruh harian di perusahaan perumahan menginspirasi pemilik perusahaan untuk memberikan sebidang tanah kecil. Namun, Mulyadi sempat menolak karena tak punya biaya membangun.

Titik terang muncul ketika seseorang menyarankan Mulyadi mengajukan bantuan ke UPZ BAZNAS Semen Padang.

Doa Mulyadi terjawab. UPZ BAZNAS Semen Padang turun tangan membangun rumah sederhana dengan satu kamar.

Meski sederhana, rumah baru ini jauh lebih layak dibandingkan gubuk lama yang hampir roboh. Keluarga Mulyadi kini menanti pembangunan dapur dan kamar mandi.UPZ BAZNAS Semen Padang berkomitmen menyelesaikan pembangunan agar rumah benar-benar layak huni.

“Semoga anak-anak saya nanti tidak lagi merasakan hidup di gubuk seperti dulu,” kata Mulyadi, menatap ketiga anaknya yang bermain di halaman rumah.

Ketua UPZ BAZNAS Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, menegaskan bantuan ini adalah wujud nyata penyaluran dana zakat untuk kesejahteraan masyarakat.

“Melihat senyum keluarga Mulyadi membuat kami yakin bahwa zakat yang dikelola dengan baik mampu mengubah kehidupan,” ujarnya.