Jakarta – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut. kepala Otorita IKN,Basuki Hadimuljono,melaporkan perkembangan terkini proyek strategis ini kepada pemerintah pusat.
laporan tersebut disampaikan di Istana Kepresidenan,Jakarta,pada Jumat (3/10).
Fokus pembangunan IKN pada 2026 hingga 2028 adalah menyelesaikan kawasan legislatif dan yudikatif. Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Basuki optimistis IKN dapat menjadi ibu kota politik pada 2028,sesuai amanat Peraturan Presiden nomor 79 Tahun 2025.
“Kami optimis Nusantara dapat dipersiapkan sebagai Ibu Kota Politik Indonesia yang modern,inklusif dan siap menjalankan sistem pemerintahan yang lengkap pada 2028,” ujarnya.
Sebelumnya, Basuki juga telah bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas anggaran pembangunan IKN.
Kementerian Keuangan mendukung kelanjutan pembangunan IKN melalui tiga skema pembiayaan.
Skema tersebut meliputi APBN, kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi asing (FDI).
Presiden Prabowo sebelumnya telah memutuskan untuk melanjutkan pembangunan IKN sebagai ibu kota politik.
Pemerintah juga akan memindahkan ASN ke IKN secara bertahap, dengan target 9.500 ASN berkantor di IKN pada 2029.
Dalam pertemuan di Istana, basuki didampingi dua Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dan Bambang Eko Suharyanto.







