Tutup
News

Lestarikan Tradisi, Payakumbuh Gelar Maanta Pabukoan di Nagari Tiakar

207
×

Lestarikan Tradisi, Payakumbuh Gelar Maanta Pabukoan di Nagari Tiakar

Sebarkan artikel ini
satu-nagari-satu-event,-tradisi-maanta-pabukoan-di-tiakar 
Satu Nagari Satu Event, Tradisi Maanta Pabukoan di Tiakar 

Payakumbuh – Tradisi “Maanta Pabukoan,” warisan budaya Minangkabau, kembali memeriahkan Nagari Tiakar, Payakumbuh Timur, Minggu (5/10/2025). Acara ini menjadi bagian dari program Satu Nagari satu Event yang bertujuan melestarikan nilai-nilai luhur adat Minangkabau.

“Maanta Pabukoan” adalah tradisi mengantarkan hidangan berbuka puasa dari keluarga menantu perempuan ke rumah mertua di pertengahan bulan ramadhan.

Rombongan membawa “dulang” berisi hidangan khas Minang, seperti nasi, sampodeh dagiang, pangek masin ikan kalai, dan kue tradisional.Mereka tampil anggun dengan pakaian adat baju kuruang dan tikuluak kompong.

Wakil Wali Kota payakumbuh, Elzadaswarman, mengapresiasi upaya pelestarian tradisi ini. Ia menyebut tradisi ini sebagai bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau.

Pemerintah Kota Payakumbuh terus mendukung lembaga adat seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN) dan Bundo Kanduang melalui program Satu Nagari Satu Event.

Program ini bertujuan memperkuat identitas nagari, menumbuhkan kecintaan generasi muda pada tradisi, dan menjadikan nagari sebagai destinasi wisata budaya.

elzadaswarman menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kesinambungan tradisi. Menurutnya, pelestarian adat akan berkelanjutan jika generasi muda memahami dan mencintai akar budayanya.

Kegiatan ini dihadiri berbagai tokoh masyarakat,termasuk perwakilan KAN dari 10 nagari,jajaran Bundo Kanduang,serta rang Mudo dan Puti Bungsu Nagari Tiakar.

Tradisi “Maanta Pabukoan” kini dikembangkan menjadi potensi wisata berbasis tradisi.

“Menjaga warisan budaya bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan langkah membangun masa depan yang lebih berakar dan berkarakter,” pungkasnya.