Jakarta – Indointernet (Indonet) mendapatkan suntikan dana segar sebesar Rp5,5 triliun dari Bank Central Asia (BCA). dana ini akan digunakan untuk memperkuat infrastruktur digital perusahaan.
Fasilitas kredit tersebut tidak hanya diberikan kepada Indonet, tetapi juga anak usahanya, PT Ekagrata data Gemilang (EDGE DC).
Dana segar ini akan dialokasikan untuk ekspansi jaringan fiber optik di Jakarta dan sekitarnya. Selain itu, dana juga akan membiayai penyelesaian konstruksi pusat data EDGE2, serta modal kerja perusahaan.
Direktur Indonet, Donauly situmorang, menyatakan bahwa pembiayaan ini memperkuat struktur pendanaan perusahaan.
“Sekaligus meningkatkan kapasitas keuangan kami untuk mempercepat ekspansi pusat data dan jaringan serat optik di Indonesia,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
EDGE2 dirancang dengan kapasitas hingga 23 megawatt (MW) IT load.
Direktur Korporasi BCA,Rudy Susanto,menegaskan dukungan penuh terhadap ekspansi yang dilakukan oleh Indonet.
“Kami percaya Indonet dan EDGE DC memiliki rekam jejak serta kapabilitas yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.
Rudy berharap fasilitas pembiayaan ini dapat berkontribusi dalam mendorong percepatan transformasi digital nasional.
Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai US$360 miliar pada tahun 2030.
Pertumbuhan ekonomi digital ini mendorong peningkatan kebutuhan akan konektivitas dan kapasitas data yang besar.







