Agam – Warga Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diimbau waspada setelah seekor harimau terlihat melintas jalan raya dan berkeliaran di sekitar area persawahan.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat telah menerjunkan tim untuk menangani laporan kemunculan satwa liar tersebut.
Kepala Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar, Ade Putra, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Walinagari Koto Rantang terkait kemunculan harimau itu.
tim gabungan dari RKW II Maninjau,Patroli Anak Nagari (Pagari),dan mahasiswa UNRI langsung bergerak melakukan serangkaian tindakan.
Tindakan tersebut meliputi wawancara saksi mata, identifikasi lapangan, pemantauan, patroli, hingga upaya penghalauan.
“Tim juga berkoordinasi dengan pemerintah nagari, Polsek Palupuh, dan Babinsa,” ujar Ade Putra, Senin (13/10).
BKSDA mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas sendirian di ladang atau kebun.
Selain itu, warga juga diminta mengamankan ternak dan membatasi aktivitas di malam hari.
Pengendara yang melintasi jalan raya di sekitar Palupuh juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari.







