Tutup
NewsPariwisata

Kota Tua Padang Berbenah, Targetkan Wisata Unggulan Tahun 2026

419
×

Kota Tua Padang Berbenah, Targetkan Wisata Unggulan Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
kota-tua-padang-disiapkan-jadi-destinasi-wisata-unggulan-2026
Kota Tua Padang Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Unggulan 2026

Padang – Kota Tua Padang bersiap menjadi destinasi wisata sejarah berkelas dunia pada tahun 2026. Pemerintah Kota Padang menggandeng Pemerintah provinsi Sumatera Barat menyusun pedoman penataan kawasan tersebut.

Fokus Group discussion (FGD) digelar di Hotel Rangkayo Basa, Kamis (16/10/2025), melibatkan berbagai unsur penting.

Pemerintah, BUMN, komunitas, akademisi, hingga pemilik bangunan cagar budaya turut serta dalam pembahasan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra, menegaskan pedoman ini akan menjadi acuan utama.

“Guideline Kota Tua Padang ini merupakan panduan dalam pengelolaan dan pelestarian cagar budaya, revitalisasi kawasan, serta perancangan tata ruang yang selaras,” jelas Yudi.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat, Lila Yanwar, menilai Kota Tua Padang punya potensi besar.

“Kawasan ini punya potensi luar biasa, baik dari sisi sejarah maupun ekonomi,” ungkap lila.

Revitalisasi Kota Tua diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Lila menambahkan, Kota Padang telah menunjukkan keseriusan menghidupkan kembali kawasan heritage.

Festival Siti Nurbaya dan Festival Kota Tua Padang menjadi bukti nyata upaya tersebut.

Penataan awal kawasan Kota Tua sudah dimulai secara bertahap.

Pengecatan bangunan, pengaturan jalur transportasi, dan penyediaan ruang publik menjadi prioritas.

Yudi Indra mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan pelestarian.

Terutama bagi pemilik bangunan pribadi di kawasan heritage.

FGD ini merupakan bagian dari rangkaian panjang pengembangan Kota Tua Padang.

Masterplan pengembangan kawasan ini telah ada sejak tahun 2023.

Targetnya, kawasan ini siap beroperasi sebagai destinasi wisata unggulan pada tahun 2026.

Pengecatan, penataan warna bangunan khas, pemasangan lampu, dan bangku bergaya kolonial akan dilakukan.

Dengan pedoman baru ini, penataan kawasan heritage diharapkan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Selaras dengan visi Kota Padang menuju wisata berkualitas yang menghargai sejarah dan memberi manfaat ekonomi.