Tutup
Perbankan

Kilang Pertamina Gandeng Wanita Mundam Berseri Cegah Stunting

181
×

Kilang Pertamina Gandeng Wanita Mundam Berseri Cegah Stunting

Sebarkan artikel ini
kilang-pertamina-gandeng-wanita-mundam-berseri-cegah-stunting
Kilang Pertamina Gandeng Wanita Mundam Berseri Cegah Stunting

Dumai – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Refinery Unit II Dumai berupaya menekan angka stunting dan gizi buruk di wilayahnya dengan menggandeng Kelompok Wanita Mundam Berseri.

Langkah ini dilakukan melalui pelatihan kader Posyandu untuk meningkatkan gizi anak dan balita.

Inisiatif ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (TJSL) Pertamina.

Fokus utama program ini adalah meningkatkan kemampuan pengolahan menu bergizi bagi anak-anak di Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai.

“pertamina mendampingi kader Posyandu untuk membangun instalasi hidroponik sekaligus pelatihan cara menanam sayur hidroponiknya,” ujar Ketua Kelompok Wanita Mundam Berseri, Viola Oktaviani.

Dukungan ini muncul karena kesadaran akan rendahnya gizi anak dan balita di wilayah tersebut.

Evaluasi menunjukkan adanya kasus stunting, bayi dengan kondisi BGM (bawah garis merah), serta ibu hamil yang kekurangan energi kronis.

Hasil panen hidroponik diolah menjadi makanan sehat dan menarik bagi anak-anak.

Sebagian hasil panen bahkan dijual untuk menambah pendapatan warga.

Komunitas wanita Mundam Berseri, yang awalnya merupakan kader Posyandu, telah mendapat pendampingan dari Pertamina sejak 2024.

Mereka menerima fasilitas instalasi hidroponik dan pelatihan.

Hasil panen diolah menjadi berbagai produk seperti jus pakcoy, puding, hingga dodol pakcoy.

Makanan ini dikemas menarik dan menjadi tambahan gizi bagi Posyandu untuk mengatasi stunting dan gizi buruk balita.

Area manager Dialog,Relations,& CSR Kilang Pertamina Internasional – Refinery Unit II Dumai,Agustiawan,menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari program Serumpun Paman Bahari.

Program ini merupakan sinergi ekologi untuk masyarakat pesisir unggul, pangan mandiri, dan bahari lestari.

Lurah Mundam, Adi Aprianto, mengapresiasi perhatian Pertamina terhadap masyarakat pesisir.

Ia berharap pemberdayaan ini dapat membantu mengatasi stunting dan gizi buruk di Dumai, serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Vice President Corporate Dialogue PT Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa program TJSL ini merupakan komitmen Pertamina dalam menjaga keberlangsungan ekosistem dan masyarakat.