Tutup
NewsTeknologi

Google Batasi WFA: Karyawan Mengeluh, Fleksibilitas Kerja Berkurang

252
×

Google Batasi WFA: Karyawan Mengeluh, Fleksibilitas Kerja Berkurang

Sebarkan artikel ini
google-larang-karyawan-wfh-sesuka-hati,-fleksibilitas-kerja-era-pandemi-kini-tinggal-kenangan
Google Larang Karyawan WFH Sesuka Hati, Fleksibilitas Kerja Era Pandemi Kini Tinggal Kenangan

Jakarta – Google memperketat aturan kerja jarak jauh (Work From Anywhere/WFA) bagi karyawannya, memicu keluhan terkait hilangnya fleksibilitas.

Kebijakan baru ini secara signifikan membatasi keleluasaan WFA yang sebelumnya memungkinkan karyawan bekerja dari mana saja.

Mulai musim panas 2025, Google menghapus opsi bekerja dari rumah atau dari kantor Google di luar negara bagian dan luar negeri.

Dokumen internal Google menyebutkan, penggunaan WFA, meski hanya satu hari seminggu, akan memotong jatah WFA tahunan selama satu minggu penuh.

Banyak karyawan menilai aturan ini terlalu kaku dan tidak sejalan dengan semangat fleksibilitas yang pernah dijanjikan Google.Google menegaskan bahwa hari WFA tidak bisa lagi digunakan untuk bekerja dari rumah atau lokasi terdekat.

Karyawan juga dilarang bekerja di kantor Google di negara bagian atau negara lain selama masa WFA berlangsung.

Menurut laporan CNBC, pembatasan ini diberlakukan karena “implikasi hukum dan finansial terkait pekerjaan lintas batas.”

Kebijakan WFA berbeda dari sistem kerja hybrid yang masih memungkinkan karyawan bekerja dari rumah dua hari seminggu.

Para analis menilai, kebijakan baru ini berpotensi memicu ketidakpuasan di kalangan pekerja muda, terutama generasi Z, yang mendambakan fleksibilitas dan otonomi kerja.

Langkah Google ini menandai perubahan besar dalam budaya kerja Silicon Valley, di mana tren WFA dulu dianggap simbol kebebasan digital.

Kebijakan baru ini bertujuan mengembalikan WFA ke maksud awal, yaitu hanya untuk perjalanan singkat berdurasi satu minggu, bukan untuk kerja jarak jauh harian.