Tutup
EkonomiInvestasiNews

Danantara Pacu Investasi, Ekonomi Nasional Makin Mandiri

204
×

Danantara Pacu Investasi, Ekonomi Nasional Makin Mandiri

Sebarkan artikel ini
setahun-pemerintahan-prabowo,-danantara-dinilai-jadi-simbol-arah-baru-ekonomi-nasional
Setahun Pemerintahan Prabowo, Danantara Dinilai Jadi Simbol Arah Baru Ekonomi Nasional

Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mencatatkan kinerja gemilang dengan mengelola dana lebih dari USD 1 triliun hanya dalam hitungan bulan.

Capaian ini mengantarkan Danantara masuk dalam jajaran 10 besar sovereign wealth fund (SWF) dunia.

Kehadiran Danantara menjadi instrumen penting dalam penataan ulang ekonomi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Lembaga ini dibentuk untuk mengelola dan mengoptimalkan aset negara agar menghasilkan nilai tambah berkelanjutan.

Sebelumnya, fungsi pengelolaan aset negara tersebar di berbagai kementerian dan BUMN.

Analis kebijakan ekonomi dari Apindo, Ajib Hamdani, menilai kehadiran Danantara menegaskan niat pemerintah membangun fondasi ekonomi berbasis investasi jangka panjang.

“Presiden Prabowo menaruh pesan yang jelas melalui pembentukan Danantara: Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar, tapi pemain dalam peta investasi global,” ujar Ajib.

Di bawah koordinasi langsung Presiden, Danantara berperan sebagai jembatan antara kebijakan fiskal dan investasi produktif.

Tujuannya,memastikan kekayaan negara bergerak dalam bentuk investasi strategis.

Investasi tersebut menyasar sektor energi, infrastruktur, industri hijau, dan teknologi digital.

sejumlah proyek yang sedang dijajaki meliputi waste-to-energy plants di berbagai kota besar, pengembangan kawasan ekonomi berbasis energi terbarukan, dan kolaborasi lintas negara untuk pembiayaan proyek strategis.

Danantara juga diharapkan menjadi job creator sejalan dengan program asta Cita Presiden Prabowo, yaitu meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas.

Survei Poltracking Indonesia awal Oktober 2025 menunjukkan sinyal positif.

Sebanyak 77,5% publik yang mengetahui pembentukan Danantara menyatakan setuju, dan 74,6% yakin lembaga ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.