Tutup
NewsTransportasi

Mahyeldi Atasi Macet, Percepat Pembangunan Bypass Bukittinggi-Koto Baru

191
×

Mahyeldi Atasi Macet, Percepat Pembangunan Bypass Bukittinggi-Koto Baru

Sebarkan artikel ini
gubernur-mahyeldi-pimpin-rapat-bahas-solusi-kemacetan-padang-lua,-sepakat-lanjutkan-bypass-bukittinggi–koto-baru
Gubernur Mahyeldi Pimpin Rapat Bahas Solusi Kemacetan Padang Lua, Sepakat Lanjutkan Bypass Bukittinggi–Koto Baru

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berupaya mengatasi kemacetan parah di kawasan Padang Lua, Kabupaten Agam.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, memimpin rapat penting terkait penataan kawasan tersebut pada Jumat (24/10/2025) di Istana Gubernur.

Rapat ini membahas solusi kemacetan yang sudah lama dikeluhkan masyarakat di Pasar Padang Lua, jalur utama penghubung Bukittinggi dan Padang.

“Alhamdulillah, kita sepakat mengambil langkah bersama untuk mengatasi kemacetan di Padang Lua,” ujar Mahyeldi usai rapat.

Pemprov Sumbar akan mengambil dua langkah utama,yaitu menata kembali pasar untuk jangka pendek dan melanjutkan pembangunan bypass Bukittinggi-Koto Baru sebagai solusi jangka panjang.

Pembangunan underpass atau flyover tidak akan dilanjutkan karena mempertimbangkan risiko teknis dan keselamatan.

Pasalnya,daerah Padang Lua berada di zona rawan gempa dan patahan aktif,sehingga pembangunan underpass dianggap berbahaya.

Selain itu, pembangunan flyover juga sulit direalisasikan karena berada di atas jalur rel kereta api dan tidak mendapat izin dari PT KAI.

Bupati Agam, Benni Warlis, menekankan pentingnya revitalisasi pasar dan pembangunan bypass.

Wali Nagari Padang Lua, Jufri, berharap solusi permanen segera terwujud. Ia menyebut jalan bypass atau ring road sudah direncanakan dan hanya tersisa 1,2 kilometer yang belum selesai.

“Kalau bypass ini diteruskan sampai Pasar Amur, kemacetan di Padang Lua bisa diselesaikan,” kata Jufri.

Kesepakatan ini akan menjadi dasar perencanaan teknis pemerintah provinsi dan kabupaten.

Pemprov Sumbar juga akan mengajukan dukungan ke DPR RI, DPD RI, dan pihak terkait lainnya.

Gubernur Mahyeldi optimis hasil pertemuan ini akan membawa perubahan nyata.”Insya Allah, langkah ini akan mengurai kemacetan dan membuat kawasan Padang Lua lebih tertib, aman, dan nyaman,” pungkasnya.