Tutup
InvestasiNews

KfW Danai, Bupati Optimalkan Jaga Hutan, Sejahterakan Warga

176
×

KfW Danai, Bupati Optimalkan Jaga Hutan, Sejahterakan Warga

Sebarkan artikel ini
rencana-bantuan-kfw-jerman,-bupati-welly-suhery-optimis-hutan-terjaga-dan-rakyat-sejahtera
Rencana Bantuan KfW Jerman, Bupati Welly Suhery Optimis Hutan Terjaga dan Rakyat Sejahtera

Lubuk Sikaping – Kabar gembira bagi Kabupaten Pasaman! Daerah yang kaya potensi alam ini akan menerima kucuran dana lebih dari Rp200 miliar dari bank pembangunan Jerman, KfW (Kreditanstalt fur Wiederaufbau).

Dana sebesar 20 juta Euro itu akan dialokasikan untuk enam kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) di Sumatera Barat.

Fokus utama pendanaan adalah peningkatan aktivitas monitoring dan perlindungan kawasan hutan.

Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyambut baik kabar ini. Ia melihat potensi besar hutan di wilayahnya sebagai harapan kesejahteraan masyarakat.

“Kami di Pasaman sudah bisa merasakan manfaat dari program-program yang ada dalam pemanfaatan hutan, seperti perhutanan sosial dan program lainnya,” ujar Bupati Welly.

Welly mengusulkan agar investasi dari program ini diarahkan pada komoditas unggulan lokal, seperti kopi dan aren.

“Boleh kami mengusulkan, kalau memang ada investasi untuk jenis tanaman, kalau bisa kopi saja. Karena masyarakat kami sedang giat melakukan penanaman kopi. Selain itu juga tanaman aren,” tuturnya.

Kepala Bidang Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, Bambang Suyono, membenarkan dukungan pendanaan ini.

“Tim ingin mendapatkan masukan lebih dari Pemkab Pasaman. Karena Pasaman menjadi salah satu daerah yang akan didukung dengan pendanaan,” kata Bambang.

Perwakilan KfW, Hubertus kraienhorst, mengatakan bahwa KfW telah lama mendukung program kehutanan di Indonesia.

Setelah fokus di Kalimantan, Jambi, dan Sumatera Utara, kerja sama kini meluas ke Sumatera Barat.

Kepala Dinas Pertanian Pasaman, Prasetyo, menambahkan bahwa Pasaman sangat potensial menghasilkan kopi.

Dengan dukungan yang tepat, Pasaman dapat menghadirkan produk kopi yang mampu bersaing di pasar.

Program pendanaan KfW diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga memberdayakan ekonomi masyarakat sekitar hutan melalui komoditas andalan.